BBM Jenis Solar Langka, Warga Nelayan Takabonerate Tak Melaut.

- Redaktur

Minggu, 13 November 2022 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Selayar || SANGKAKALA 7 –
Sudah sejak beberapa pekan terakhir, bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mendadak langka di pasaran.

Persoalan kelangkaan solar yang dirasakan dan dialami oleh warga nelayan pesisir Kecamatan Takabonerate Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan sudah sejak beberapa hari terakhir, ramai mewarnai laman di media sosial facebook.

Update informasi terakhir yang disampaikan Rifki Arianto menyebutkan, kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Takabonerate nyaris menyebabkan hampir semua warga nelayan tak lagi bisa turun melaut.

Hal tersebut turut diaminkan Baim Strike, salah seorang pemerhati lingkungan laut dan pulau-pulau pesisir.

Ia mengaku, sempat mendapat telefon dari salah satu rekannya di pulau yang meminta tolong untuk dibantu mencari solar agar bisa kembali turun melaut.

“Tidak ada sekali minyak solar di pulau pak, sudah dua hari, kami tak lagi turun melaut”, ujar Baim, menirukan ucapan rekannya warga nelayan yang menghubunginya via sambungan saluran telefon selular.

Usai menerima deringan telefon dari rekannya, Baim yang langsung turun berselancar, akhirnya bisa menemukan solar berharga fantastis dengan menempuh perjalanan yang lumayan jauh.

Alhamdulillah, setelah sempat bergerilya sekian jauh, kami berhasil menemukan solar meski dengan harga selangit, tandas Baim memberikan keterangan kepada awak media, hari Minggu 13/11/2022.

(Andi Fadly Daeng Biritta)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta
MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI
Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi
Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor
Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk
Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET
Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik
Pasar Petani Garuda Beroperasi, Pemkab Bogor Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:27 WIB

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta

Senin, 18 Mei 2026 - 18:14 WIB

MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:37 WIB

Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:27 WIB

Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor

Selasa, 28 April 2026 - 18:23 WIB

Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk

Berita Terbaru