*BEDA* dan *SAMA*

- Redaktur

Selasa, 17 Januari 2023 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Sangkakala7.tv
Mimbar Agama Buddha
Salam Romo Asun Gotama.
Wasekjend DPP WALUBI

Semua orang *TERLAHIR* didunia memiliki *BAKAT*, tanpa kecuali orang desa maupun kota orang kaya atau miskin entah itu *Pria* ataupun *Wanita*, membawa *KARMA* masa lalu, sebagai *potensi*, juga *bakat*.

Semua orang hidup juga sama punya *CITA”* soal cita-citanya itu biasa atau luar biasa, yang jelas semua orang punya *CITA*. Tanpa kecuali orang yang *berpendidikan* tinggi atau sedang bahkan sampai *pendidikan* rendah juga punya *CITA* dalam hidupnya.

Ada yang *membedakan* diantara *kesamaan* yang *DIMILIKI* manusia sejak terlahir didunia, yaitu *kemampuan* untuk merealisasikan *CITA”* yang bersumber dari *potensi* atau *bakat* atau *karma* masa lalu sehingga dalam *kesamaan* dan ada *perbedaannya.*

Kesungguhan dari *USAHA* orang satu dengan yang lainnya adalah sebab dari *perbedaan* orang hidup didunia, kendati sama punya *BAKAT* serta *CITA”*, namun tidak semua sama bisa *suksesnya.*

Takut *BAHAYA*, orang berlari untuk mencari *PERLINDUNGAN* ketempat yang *AMAN* agar bisa terbebas dari *BAHAYA* yang *datang* dari luar dirinya dan *mengancam* atas keselamatan hidupnya.

Obyek *BAHAYA* yang *kongkrit* adalah kelahiran orang di dunia. Begitu *TERLAHIR*, orang tidak akan bisa menghindari konsekuensinya, diantaranya *gempa bumi* juga *tsunami*, dan masih banyak sekali yang menjadikan *ANCAMAN* orang terlahir sebagai obyek *BAHAYA*.

Subyek dari *BAHAYA* adalah lebih berbahaya daripada obyek *BAHAYA*. Karena orang yang cara hidupnya tidak baik, perbuatan, ucapan maupun *pikiran* tidak *terjaga* dengan baik, maka hidupnya menjadi subyek dari *BAHAYA*.

Orang pada *takut bahaya*, tidak mau mendapat *BAHAYA*, akan tetapi belum pada menyadari bahwa dirinya *TERLAHIR* sebagai obyek dari *BAHAYA*, bahkan menjadi subyek *BAHAYA*, ketika tidak menjaga hidupnya dengan *baik.* (R-001)

Semoga Semua Makhluk Berbahagia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru