JAKARTA || Sangkakala7.tv
Mimbar Agama Buddha
Salam Romo Asun Gotama.
Wasekjend DPP WALUBI
Semua orang *TERLAHIR* didunia memiliki *BAKAT*, tanpa kecuali orang desa maupun kota orang kaya atau miskin entah itu *Pria* ataupun *Wanita*, membawa *KARMA* masa lalu, sebagai *potensi*, juga *bakat*.
Semua orang hidup juga sama punya *CITA”* soal cita-citanya itu biasa atau luar biasa, yang jelas semua orang punya *CITA*. Tanpa kecuali orang yang *berpendidikan* tinggi atau sedang bahkan sampai *pendidikan* rendah juga punya *CITA* dalam hidupnya.
Ada yang *membedakan* diantara *kesamaan* yang *DIMILIKI* manusia sejak terlahir didunia, yaitu *kemampuan* untuk merealisasikan *CITA”* yang bersumber dari *potensi* atau *bakat* atau *karma* masa lalu sehingga dalam *kesamaan* dan ada *perbedaannya.*
Kesungguhan dari *USAHA* orang satu dengan yang lainnya adalah sebab dari *perbedaan* orang hidup didunia, kendati sama punya *BAKAT* serta *CITA”*, namun tidak semua sama bisa *suksesnya.*
Takut *BAHAYA*, orang berlari untuk mencari *PERLINDUNGAN* ketempat yang *AMAN* agar bisa terbebas dari *BAHAYA* yang *datang* dari luar dirinya dan *mengancam* atas keselamatan hidupnya.
Obyek *BAHAYA* yang *kongkrit* adalah kelahiran orang di dunia. Begitu *TERLAHIR*, orang tidak akan bisa menghindari konsekuensinya, diantaranya *gempa bumi* juga *tsunami*, dan masih banyak sekali yang menjadikan *ANCAMAN* orang terlahir sebagai obyek *BAHAYA*.
Subyek dari *BAHAYA* adalah lebih berbahaya daripada obyek *BAHAYA*. Karena orang yang cara hidupnya tidak baik, perbuatan, ucapan maupun *pikiran* tidak *terjaga* dengan baik, maka hidupnya menjadi subyek dari *BAHAYA*.
Orang pada *takut bahaya*, tidak mau mendapat *BAHAYA*, akan tetapi belum pada menyadari bahwa dirinya *TERLAHIR* sebagai obyek dari *BAHAYA*, bahkan menjadi subyek *BAHAYA*, ketika tidak menjaga hidupnya dengan *baik.* (R-001)
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.







