Dirjen Bimas Hindu: Libatkan Anak-anak Muda dalam Sistem Pengelolaan Kampung Bali Bekasi

- Redaktur

Kamis, 19 Januari 2023 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Sangkakala7.tv
Mimbar Agama Hindu :
Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si, menghadiri kegiatan Simakrama di Kampung Bali atau sering disebut Kampung Pancasila yang terletak di Jalan Merpati Bali No 49 Rt 11/Rw 9 Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. (15/1/2023).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pembimas Hindu Prov. DKI Jakarta, Ketua PHDI Bekasi, tokoh-tokoh di Kampung Bali dan sekitarnya.

Prof. Duija sapaan Dirjen Bimas Hindu, mengatakan suasana Kampung Bali Bekasi ini terasa seperti berkunjung ke Pulau Dewata Bali, karena adanya Arsitektur dan Ornament ciri khas Bali yang sangat kental.

“Terasa seperti di Bali, dengan adanya Arsitektur dan Ornament ciri khas bali. Sehingga tidak heran jika rumah penduduk disini dipenuhi dengan ukiran bali serta didukung dengan penggunaan kain poleng (hitam putih) di beberapa pohon, selain itu dipasang penjor dan umbul-umbul untuk menyambut hari suci galungan dan kuningan yang menyusuri setiap jalan,” ujar Duija.

Kampung Bali sendiri awalnya terbentuk karena penduduk pertama disana merupakan orang asli Bali yang disusul oleh warga lainnya yang kebetulan didominasi oleh orang Bali.

“Memang 70% penduduk disini merupakan warga asal Bali, dengan persamaan kebudayaan mereka inilah akhirnya kampung ini disebut sebagai Kampung Bali” ujar Ibu Ketua RT Kampung Bali.

Tidak hanya asritektur dan ornament saja, masyarakat disini juga memiliki mata pencaharian sampingan yang berlandaskan budaya Bali. Misalnya seperti sanggar tari yang mengajarkan tarian khas Bali. Sanggar tari ini dibangun atas dasar inisiatif warga untuk tetap menjaga kelestarian budaya meskipun berada di tengah perkotaan.

“Seharusnya disini kita mampu membuat suatu sistem pengelolaan yang melibatkan anak-anak muda lintas agama baik itu Hindu, Islam, Buddha, Kristen, Katolik maupun Khonghucu yang akan mengelola wisata berbasis religi dan budaya di kampung bali seperti halnya di Penglipuran yang mana wisatanya dikelola oleh anak-anak muda.” tutup Duija.

(R-001)

Sumber : Dirjen Bimas Hindu Kemenag

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 290 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru