Wabup Selayar : “Ikan Hasil Tangkapan di Luar Lokasi, Layak Konsumsi”

- Redaktur

Minggu, 22 Januari 2023 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. SELAYAR || Sangkakala7.tv
Hadiri undangan acara bakar ikan dan makan bersama yang diselenggarakan warga nelayan dan pedagang ikan di Kompleks Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) Bonehalang, Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan, Sabtu, (21/1) pagi, Wakil Bupati Kep. Selayar, H. Saiful Arif, SH, menegaskan, ikan hasil tangkapan di luar lokasi terdampak perubahan warna dan aroma air laut, tidak bermasalah.

Pembaca media cetak bersama pengguna plus pembaca media sosial diharapkan mampu memilah dan memilih dari mana ikan hasil tangkapan berasal.

Bila hasil tangkapan datang dari luar daerah terdampak, maka In syaa Allah, ikan dimaksud, aman untuk dikonsumsi dan tidak bermasalah bagi kesehatan, maupun keselamatan manusia, terangnya di hadapan warga serta Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Ir. Makkawaru yang ikut hadir bersama Sekretaris Dinas Lingkungan dan Kehutanan, Agus Salim Saleh.

Saiful Arif menegaskan, ia hadir untuk memberikan informasi dan kesan bagi masyarakat bahwa hanya ikan dari daerah terdampak saja yang sampai hari ini masih tetap harus diwaspadai dan tetap harus hati hati untuk dikonsumsi.

Pemerintah telah turun ke lapangan, pada hari Rabu (18 Jan, red), bertepatan dengan hari kedua, perubahan warna serta aroma air laut dan mendeteksi apa yang terjadi di lokasi.

Kendati begitu, kita tidak boleh berasumsi dan harus tetap menantikan hasil uji laboratorium, baik yang dilakukan di Universitas Hasanuddin, (UNHAS), maupun karantina ikan Makassar untuk menentukan penyebab pasti menggeleparnya ikan di sekitar lokasi terdampak, apakah karena pengaruh oksigen atau racun, terangnya ketika itu dalam wawancara dengan pewarta.

Terkait akan hal tersebut, masyarakat diharapkan tidak terburu buru mengkonsumsi ikan hasil tangkapan di sekitar lokasi terdampak perubahan warna serta aroma tidak sedap air laut, tambahnya di saat itu.

Pemerintah dipastikan tetap akan menunggu hasil uji laboratorium. Untuk itu, masyarakat diminta dan dihimbau untuk tetap sabar menanti informasi resmi dari laboratorium, pungkasnya.

Ucapan terima kasih tak terhingga disampaikan Saiful Arif atas dukungan seluruh pihak dan instansi tekhnis berkompoten untuk menenangkan masyarakat.

Permohonan maaf mengakhiri rangkaian statement wakil bupati terhadap segenap warga masyarakat yang merasa dirugikan atas pelaksanaan tugas pelayanan pemerintah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan seluruh komponen, baik masyarakat pedagang (penjual) maupun konsumen (pembeli) ikan.

(FS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Lepas Kontingen MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara
Pemkab Toba Jadi Tuan Rumah Rapat Sinergitas Statistik Sektoral se-Sumatera Utara
Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Pengelolaan Keuangan Partai Politik
BUPATI HUMBAHAS TERIMA AUDIENSI UPT SAMSAT DOLOKSANGGUL
Ancaman Megathrust Dimaknai Sebagai Pengingat Pentingnya Kesiapan Data Kependudukan
Bupati Tapteng Terima penghargaan dari Kementerian Hukum
Dinkes Tapteng Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi bagi Calon Pegawai BLUD
Atasi Macet dan Banjir, Pemkab Bekasi Minta Bantuan Pemerintah Pusat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:36 WIB

Bupati Humbahas Lepas Kontingen MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:37 WIB

Pemkab Toba Jadi Tuan Rumah Rapat Sinergitas Statistik Sektoral se-Sumatera Utara

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:24 WIB

Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Pengelolaan Keuangan Partai Politik

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:59 WIB

BUPATI HUMBAHAS TERIMA AUDIENSI UPT SAMSAT DOLOKSANGGUL

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ancaman Megathrust Dimaknai Sebagai Pengingat Pentingnya Kesiapan Data Kependudukan

Berita Terbaru