JAKARTA || Sangkakala7.tv
Mimbar Agama Buddha :
*KEHENINGAN* membantu kita *MENENANGKAN* diri untuk menjernihkan *PIKIRAN* suasana *hening* membantu kita melakukan *INTROSPEKSI* diri, mengevaluasi segala *TINDAKAN*, dan menumbuhkan *TEKAD* untuk memperbaiki diri
*KUNCI* keberhasilan dalam *BELAJAR* adalah *KEHENINGAN*, sebab dalam keheningan kita dapat menelusuri apa sebenarnya *VISI* dan *MISI* hidup kita.
Hidup *BERSAHAJA* akan menyelamatkan diri kita agar tidak *DIPERBUDAK* oleh *MATERI*.
Hidup *SEDERHANA* membentuk diri kita menjadi manusia yang lebih *BERMORAL*.
Jangan terseret dalam pola hidup *BOROS*, sebab pola hidup *BOROS* suatu saat dapat mengubur kita kedalam tumpukan *HUTANG* dan puing-puing *KEHANCURAN*.
Dalam *persahabatan* diperlukan:
🌸🐾 Saling _menghargai_, saling _membantu_, saling _memberi_, saling _mendukung_. Jadilah *SAHABAT* setia tanpa _syarat_ …
🌸🐾 Jangan saling _memotong_ & _menggunting_ sesama *SAHABAT*…
🌸🐾 Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai *Hati Nurani* yang _tulus_. Jauhkan niat jahat untuk _mencelakai_ atau _memfitnah_.
🌸🐾 Jauhkan *niat* _memaksa_ seseorang melakukan suatu hal untuk *KEPENTINGAN* pribadi kita.
🌸🐾 Apa yang *DITABUR* itulah yang akan *DITUAI*.
Jika kita *MENGHITUNG* _harta benda_ dengan *KESERAKAHAN*, kita akan _menghitung_ yang belum kita *MILIKI*.
Jika kita *MENGHITUNG* dengan rasa *SYUKUR*,
kita akan_menghitung_ yang sudah kita *MILIKI*.
Yang belum kita *MILIKI* pasti tidak *terhitung* banyaknya.
Jika kita hanya *KONSEN* pada yang belum kita *MILIKI*, kita akan _mengejar_ yang tidak *TERKEJAR*.
Sampai kapan pun kita tidak akan pernah merasa *CUKUP*. Sekalipun *dunia* menjadi *MILIK* kita, kita akan tetap merasa tidak *PUAS*.n tidak *CUKUP*
Jika kita _menghitung_ yang sudah menjadi *MILIK* kita,
kita akan merasa *PUAS* walaupun itu hanya sebuah gubuk *KECIL* atau hanya sepasang sepatu *TUA*.
Sebab mereka bukan _impian_ atau _khayalan_, juga bukan _pinjaman_, mereka sungguh-sungguh adalah *MILIK* kita sendiri, maka *HARGAILAH* yang sudah menjadi *MILIK* kita
Bukan apa yang kita *MILIKI* yang membuat kita *BAHAGIA* tapi bagaimana kita _menghargai_ dan _menikmatinya_ yang
_membuat_ kita *PUAS* dan *BAHAGIA*.
Bukan berapa banyak yang kita *MILIKI* yang membuat hidup *INDAH* tapi berapa besar rasa *SYUKUR* yang membuat hidup menjadi *INDAH* dan *MENYENANGKAN*
Selalu *BERSYUKUR* akan membuat hidup kita *NYAMAN* dan *TENTRAM* tanpa harus merasa *KUATIR* dan selalu merasa *KURANG*
Sudahkah kita *BERSYUKUR* hari ini, untuk segala yg kita *TERIMA* ????
Semoga Semua Makhluk Berbahagia
SALAM KRT ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI
(R-001)







