Pemkot Bogor Berencana Hilangkan 200 Angkot Bulan Depan, Untuk Antisipasi Kemacetan.

- Redaktur

Jumat, 18 Juni 2021 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR | Sangkakala TV – Persoalan kemacetan di Kota Bogor hingga saat ini masih belum teratasi oleh Pemerintah Kota Bogor, Kamis (17/06/2021).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah serius melakukan penataan transportasi di kota hujan.
Baru-baru ini, sang Wali Kota Bima Arya Sugiarto berencana akan menghapus keberadaan angkutan perkotaan (angkot) di pusat kota atau di seputaran Kebun Raya Bogor.

Demi memuluskan rencana itu, Bima membuat sejumlah kebijakan. Salah satunya dengan tidak memberikan izin perpanjangan terhadap 800 angkot yang telah berusia di atas 20 tahun, akhir tahun ini.

Bima mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, jumlah angkot yang ada mencapai 2.400.

Dengan tidak diperpanjangnya 800 angkot di akhir tahun ini, artinya jumlah angkot di Kota Bogor pada tahun depan menjadi 1.600. Bima pun meyakini, pada tahun 2022, seluruh angkot yang beroperasi di pusat kota akan hilang dengan sendirinya.

“Dalam tahun 2022 angkot akan hilang. Artinya angkot itu secara alamiah akan hilang,” ucap Bima. Sejalan dengan kebijakan itu, Bima pun telah merancang skema untuk membatasi jumlah angkot yang masuk dari Kabupaten ke Kota Bogor.

Padahal berbagai langkah telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor untuk menangani persoalan kemacetan di Kota Bogor, seperti halnya program Sistem Satu Arah (SSA) diseputaran Istana Bogor.

Namun hal itu tidak berdampak pada kemacaten di Kota Bogor, bahkan semenjak penerapan sistem satu arah (SSA) diseputaran Istana Bogor titik kemacetan di Kota Bogor bertambah.

Contoh titik kemacetan di SSA terjadi di Jembatan Otto Iskandar Dinata, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Selain itu, persoalan kemacetan sendiri merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Bogor dari 6 skala prioritas yang ada.

Sementara Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengungkapkan program konversi Program konversi angkot terus berlanjut.

“Bulan depan akan mulai beroperasi 75 bis di beberapa koridor untuk menggantikan sekitar 200 angkot, ” ujarnya. (Heri)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Membuka Pendaftaran 100 Paket Beasiswa bagi Pemuda Berprestasi
Bupati Humbahas Didampingi Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian, RE Nainggolan dan Manaek Hutasoit Terima Kue HUT ke-23
Pemkab Tapteng Salurkan Bantuan untuk Warga Penyandang Disabilitas
Disdamkar Kabupaten Bekasi bersama Petugas Pusat Perbelanjaan Melakukan Pelatihan APAR dan Evakuasi
Wabup Tapteng Ikuti Penanaman 2.000 Bibit Mangrove dalam Latma Pacific Partnership 2026
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syafri Donny Sirait : PSEL Kabupaten Bekasi Segera Dibangun di TPA Burangkeng
Pemkab Humbahas Tambah Mobil Damkar Baru, Perkuat Layanan Darurat dan Kesiapsiagaan Bencana
Bupati Humbahas Tinjau Pembangunan Jembatan Sampetua–Batu Nagodang dengan Sepeda Motor
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:07 WIB

Pemkab Bekasi Membuka Pendaftaran 100 Paket Beasiswa bagi Pemuda Berprestasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

Bupati Humbahas Didampingi Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian, RE Nainggolan dan Manaek Hutasoit Terima Kue HUT ke-23

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:27 WIB

Pemkab Tapteng Salurkan Bantuan untuk Warga Penyandang Disabilitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:27 WIB

Disdamkar Kabupaten Bekasi bersama Petugas Pusat Perbelanjaan Melakukan Pelatihan APAR dan Evakuasi

Senin, 27 Juli 2026 - 18:09 WIB

Wabup Tapteng Ikuti Penanaman 2.000 Bibit Mangrove dalam Latma Pacific Partnership 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Tapteng Salurkan Bantuan untuk Warga Penyandang Disabilitas

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:27 WIB