Bogor – Jabar || Sangkakala7.tv
Aksi peduli mudik gratis yang digelar dua satuan polresta Bogor Kota disambut positif warga. Meski pendaftaran peserta sudah ditutup, masih banyak warga yang menanyakan gelaran mudik tersebut, Sabtu, 15/04/2023.
Mengantisipasi kondisi ini Polresta Bogor Kota menambah kuota mudik dari tiga bus menjadi bus bus, sementara di Polres Bogor kuota tidak ditambah karena sudah menurunkan 10 bus mudik gratis.
Di Polres Bogor pendaftaran mudik gratis sudah dilakukan mulai 3 April 2023 lalu dengan menurunkan kuota 10 bus mudik.
“Dari sepuluh bus ini peserta diperkirakan antara 550 hingga 600 peserta mudik gratis. Kami akan berangkatkan pada 19 April nanti,” ungkap Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pratama.

Sebanyak 10 bus mudik gratis ini nantinya akan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melayani mudik ke Jawa Barat dan Jawa Tengah menuju jalur selatan, seperti Garut, Tasik, hingga Cilacap. Sementara kelompok kedua untuk jalur pantura mulai dari Cirebon, Tegal, hingga Brebes.
“Antusiasme warga cukup tinggi. Namun kita tidak menambah kuota karena tentunya harus ada persiapan persiapan,” lanjut Dicky.
Sementara itu di wilayah Polresta Bogor Kota kuota mudik gratis ditambah jumlahnya. Kapolresta Bogor Kota Kombespol Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan gelaran mudik gratis dilakukan awalnya dengan tiga armada bus yang melayani jalur dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah.

Mudik gratis pagi ini sudah diberangkatkan tanggal 15 April 2023 dengan keberangkatan dari Terminal Baranangsiang Kota Bogor untuk jurusan Tasikmalaya, Purwekerto, Kebumen, Purworejo hingga Yogyakarta. Satu bus mampu melayani 59 orang penumpang sehingga tiga bus diperkirakan melayani sekitar 177 penumpang.
“Tetapi animo warga begitu antusias, kami usahakan menambah satu armada bus lagi,” ungkap Bismo.
Salah satu warga sangat senang sekali Ina Nurjanah (40) warga Panaragan mengetahui mudik gratis dari anggota polisi yang dikenalnya. Mendaftar secara online alhamdulilah bisa mendapatkan 4 kursi. Tujuan mudik ke Yogyakarta, “pungkasnya.
(Heri)








