KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Ratusan warga Desa Ciantra mengikuti kegiatan vaksinasi di di halaman kantor Desa Ciantra Rt 06/03 Kp Simpur Kec Cikarang Selatan Kab Bekasi, Kamis (1/7/2021).
Kegiatan yang diadakan bersama oleh Kepala desa dan Dinas Kesehatan Cikarang Selatan tersebut, selain untuk menyukseskan program vaksinasi juga dalam rangka acara Hari Bhayangkara ke-75 tetap menjaga jarak dan mematuhi Protokol Kesehatan.
Kepala Desa Ciantra Mulyadi Fernando mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Desa Ciantra agar pelaksanaannya lebih efektif. Pelaksanaan vaksinasi di halaman desa dilakukan oleh tim tenaga kesehatan dari UPDT Puskesmas Ciantra Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Saya bersama Camat Cikarang selatan dan Dinas Kesehatan ciptakan ini agar masyarakat desa kita bisa vaksin di tempat. Kalau diadakan di Polres atau di tempat lain banyak masyarakat rendah karena harus melakukan perjalanan jauh bila harus datang ke sana,” kata Kades.
Camat Agus Dahlan saat di lokasi, mengakui ada kendala untuk masyarakat terkait program ini. Sebab, selama ini banyak sekali berita hoaks yang beredar di masyarakat dan kurangnya sosialisasi seputar Covid-19 dan kegiatan vaksinasi.
Karena itu, Camat mengingatkan masyarakat agar berpartisipasi aktif mengikuti vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan, “terang Camat.

“Covid-19 ini penyakit juga bukan hoaks seperti kerap beredar di masyarakat, korban jiwa karena virus keganasan ini semakin hari semakin bertambah, terlebih dengan adanya varian Delta yang telah masuk ke Indonesia.
“Camat Agus dahlan menandaskan, peran masyarakat sangat penting guna memutus rantai penyebaran virus ini dengan menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan melakukan vaksinasi yang diberikan oleh pemerintah secara gratis. Dia mengharapkan semua warga desa mengikuti program pertama dan selanjutnya tahap kedua.
Serda Deni Koramil 08 Lemah Abang mengecek langsung kesiapan vaksin jenis Sinovac, menurut nya sebanyak 500 Vaksin sudah di suntikan untuk masyarakat, ” Tutur Deni.

“Pada dasarnya masyarakat menolak divaksin karena banyak hoaks yang mereka dengar. Untuk mengatasinya, misalnya, di Desa Ciantra ini, kemarin sore kami mengadakan sosialisasi oleh dokter, Kepala Puskesmas, Kepala Desa, Dinas Kesehatan,” katanya Babinsa Deni.
Warga Desa Ciantra adalah jumlah penduduk padat banyak nya pendatang dan pengontrak.
Masuknya cluster mudik waktu itu bisa menyebabkan penyebaran, untuk itu kami Bintara pembina desa bersama Camat dan Kades, serta dinas kesehatan gerak cepat untuk menurunkan angka Covid-19, agar jangan sampai warga kami ada yang tertular, Pungkasnya babinsa. (Wiro)








