BPPD Dampingi Bupati Kapuas Hulu Sidak Jalur Tidak Resmi di Perbatasan RI – Malaysia

- Redaktur

Selasa, 14 November 2023 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAPUAS HULU || Sangkakala7.tv
Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu mendampingi Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan bersama Dandim 1206/Putussibau, Letkol Inf Sri Widodo melakukan investigasi mendadak (Sidak) ke jalur tidak resmi atau jalur tikus yang menghubungkan wilayah Kecamatan Badau (Indonesia) dengan Lubuk Antu (Malaysia), dilaksanakan di Kecamatan Badau Kapuas Hulu, pada Sabtu (11/11/2023).

BPPD turut didampingi pihak Bea dan Cukai PLBN Nanga Badau, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Roket/Brajamusti dan Muspika Badau.

“Kami bermaksud untuk melihat kondisi di jalur tidak resmi, karena beberapa waktu yang lalu ada upaya penyelundupan narkoba sebanyak 21,1 Kg lewat jalur tidak resmi di Puring Kencana, tegas Bupati. Bila penyelundupan itu lolos, akan memberikan dampak kepada Bangsa dan Negara Indonesia, tentu ini akan merusak generasi kita,” ujarnya.

Bupati mengatakan bahwa perbatasan RI – Malaysia di Kapuas Hulu cukup luas dan banyak jalur tidak resmi. Sebab itu Bupati mengajak instansi terkait, Satgas Pamtas RI – Malaysia dan masyarakat di kawasan perbatasan untuk turut menjaga perbatasan dengan baik. Petugas juga perlu memeriksa setiap individu yang lewat sesuai prosedur yang ada.

Kalau masuk ke wilayah kita untuk kebutuhan mengunjungi keluarga, itu tidak apa-apa, kalau tidak jelas harus lebih ketat pemeriksaannya, tuntasnya.

Dandim 1206/Psb, Letkol Inf Sri Widodo menegaskan bahwa jalur yang di sidak berfokus pada teritorial yang masuk di wilayah Indonesia. Jalur yang di sidak adalah Jalur Pos III dan Pos Mentari di Kecamatan Badau.

“Selain meninjau jalur kita juga melihat pendataan orang melintas yang dilakukan anggota Satgas Pamtas RI – Malaysia Yoharmed 10 Roket/Brajamusti,” tegasnya.

Letkol Inf Sri Widodo juga menegaskan bahwa rentetan upaya penyelundupan narkoba dari wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia di Kalimantan Barat telah menjadi atensi nasional. Sebab itu kita perlu juga memperketat pengawasan dan kami melakukan sidak ke sini.

(MR)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Targetkan Rp 3,8 Triliun, Pemkab Bekasi Optimalkan Pajak Daerah di Tengah Tantangan Fiskal
Masinton Pasaribu Lantik Sejumlah Pejabat Administratif Eselon III dan IV
Ratusan Warga Gelar Aksi, Ini Penjelasan Bupati Tapteng
Wakil Bupati Kapuas Hulu Buka Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026
Pemkab Bogor Siapkan Surat Edaran Pencegahan Perilaku LGBT, Libatkan Tokoh Agama hingga Masyarakat
Skywalk Tegar Beriman Belum Dibuka untuk Umum, Pemkab Bogor Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna
Pemkab Humbahas Tingkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Bencana di Kalangan Pelajar
Pengendalian Karhutla Jadi Prioritas, Pemkab Humbahas Ikuti Rakor Bersama Menko Polkam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:55 WIB

Targetkan Rp 3,8 Triliun, Pemkab Bekasi Optimalkan Pajak Daerah di Tengah Tantangan Fiskal

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:39 WIB

Masinton Pasaribu Lantik Sejumlah Pejabat Administratif Eselon III dan IV

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:27 WIB

Ratusan Warga Gelar Aksi, Ini Penjelasan Bupati Tapteng

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:30 WIB

Wakil Bupati Kapuas Hulu Buka Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:07 WIB

Skywalk Tegar Beriman Belum Dibuka untuk Umum, Pemkab Bogor Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ratusan Warga Gelar Aksi, Ini Penjelasan Bupati Tapteng

Kamis, 18 Jun 2026 - 23:27 WIB