Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Pengukuhan 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2026 tidak hanya meninggalkan suasana khidmat.
Di penghujung acara, suasana berubah menjadi penuh haru ketika para Paskibraka bersama orang tua dan keluarga mengabadikan momen bersama Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H. Jumat,14/08/2026.
Senyum bercampur haru terlihat dari wajah para pelajar yang akan menjadi bagian penting dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Bagi mereka, seragam Paskibraka bukan sekadar pakaian upacara. Di baliknya terdapat proses seleksi, latihan, disiplin dan dukungan keluarga yang mengantarkan mereka hingga dipercaya mengemban tugas negara di tingkat kabupaten.
Momen foto bersama pun menjadi semacam penanda perjalanan. Para anggota Paskibraka berdiri bersama keluarga dan Bupati Humbang Hasundutan, mengabadikan kebanggaan setelah melewati proses pembinaan yang tidak ringan.
Bupati Oloan Paniaran Nababan memberikan apresiasi khusus kepada para orang tua yang telah mendukung putra-putri mereka selama mengikuti proses seleksi hingga pembinaan Paskibraka.
Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan para pelajar menjalankan tugas.
“Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan para pelajar menjalankan tugas,” pesan Bupati.
Pesan tersebut terasa semakin kuat ketika melihat suasana setelah pengukuhan. Di tengah kebanggaan karena anak-anak mereka terpilih sebagai Paskibraka, para orang tua juga menjadi saksi bahwa sebuah tanggung jawab besar kini berada di pundak putra-putri mereka.
Salah satu momen yang turut mencuri perhatian adalah foto bersama Bupati Humbang Hasundutan dengan anggota DPRD Humbahas dari Partai Hanura Labuan Sihombing beserta istri , A.Br. Simanjuntak.
Foto bersama tersebut bukan hanya dokumentasi acara. Ia menjadi gambaran bagaimana momentum kebangsaan juga menghadirkan ruang kebersamaan antara pemerintah, keluarga dan generasi muda.
Para Paskibraka selanjutnya akan menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta upacara penurunan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026.
Di balik tugas beberapa menit di lapangan upacara nanti, ada latihan panjang, kedisiplinan, dukungan orang tua dan harapan agar putra-putri terbaik Humbang Hasundutan mampu menjalankan amanah dengan baik.
Karena bagi keluarga mereka, menjadi Paskibraka bukan sekadar berdiri tegap di hadapan bendera.
Ada kebanggaan yang dibawa keluarga. Ada tanggung jawab yang dibawa nama daerah. Dan ada Merah Putih yang akan mereka jaga kehormatannya.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








