Menuju Destinasi Ekowisata favorit, PTAR Perpanjang Tracking Mangrove di Pesisir Tapteng

- Redaktur

Selasa, 4 Juni 2024 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Salah satu tracking hutan mangrove Pandan yang sangat unik untuk ditelusuri. (Sangkakala7.tv/Corporate Communications PTAR)

Tapteng, Sumut || Sangkakala7.tv
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menanam 60 ribu bibit mangrove serta menabur 50 ribu kerang dan kepiting di sepanjang pesisir Desa Sitiotio Hilir dan Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (3/6/2024).

Penanaman mangrove yang dilakukan di area seluas 19 hektare ini, menambah panjang tracking mangrove pesisir Kota Pandan. Sebelumnya, pada tahun 2023, PT Agincourt Resources telah menanam 30 ribu bibit mangrove serta menyebar 25 ribu bibit kerang dan kepiting di Desa Aek Garut dan Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, yang juga masuk dalam kawasan konservasi hutan mangrove PTAR.

Manager Public Relations PTAR, Reni Radhan mengatakan, kawasan konservasi hutan mangrove Pandan menyimpan potensi besar untuk dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, selain fungsinya juga sebagai penyimpan stok karbon. Jika dikelola dengan baik, akan melahirkan sebuah objek wisata unik, yang menggabungkan wisata rekreasi dan edukasi.

“Letak yang strategi dan masih berada disekitar kota, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung,” kata Reni, disela-sela aksi tanam mangrove bertajuk ‘Dari Hati Untuk Bumi’ tersebut.

Menurut Reni, ekowisata mangrove memiliki kelebihan pada view kelestarian hutannya. Pengunjung akan disuguhkan suasana tenang dan sejuk. Menikmati keindahan alam yang ekslusif. Menelusuri tracking mangrove dengan menaiki perahu ataupun kapal motor, akan memberikan sensasi unik bagi pengunjung. Aspek ini menjadi salah satu alasan PTAR untuk menjadikan kawasan konservasi hutan mangrove Pandan menjadi ekowisata mangrove.

“Hari ini kita kembali menanam 60 ribu bibit mangrove. Artinya track hutan mangrove akan bertambah panjang, yang akan memberikan kepuasan bagi pengunjung saat menelusurinya,” imbuh Reni.

Masih kata Reni, ekowisata mangrove di berbagai daerah di Indonesia telah menjadi tujuan utama untuk dikunjungi. Potensi hutan mangrove Pandan harus benar-benar dioptimalkan menjadi destinasi ekowisata, dengan tetap menjaga keasrian hutan serta organisme yang berada pada kawasan hutan. Ia meyakini, jika dikelola dengan baik, hutan mangrove Pandan akan menjadi destinasi ekowisata favorit.

“Dilihat dari aspek keindahan alam dan keterlindungan kawasan, keanekaragaman biota, serta keunikan sumber daya, hutan mangrove Pandan sangat potensial untuk dikembangkan. Tinggal bagaimana nanti pengelolaannya, termasuk penyediaan fasilitas penunjang kenyamanan bagi pengunjung,” pungkas Reni.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Delegasi IIGCE 2026 Datang Ke Toba, Pemkab Dorong Potensi Pariwisata Masuk Radar Investor
Wabup Toba : Sektor Pariwisata Harus Melakukan Inovasi dan Berbenah di Kawasan Danau Toba
Wisata Curug Cikondang Cianjur, Air Terjun Eksotis yang Menawan dan Bikin Takjub Pengunjung
Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Simbol Keharmonisan Budaya dan Spiritualitas di Kaki Gunung Salak ‎
Jalan Bojong Rangkas Ciampea Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Masih Berlangsung ‎
Pesona Alam Jalan Pasir Maung Cijayanti Sentul, Destinasi Tersembunyi yang Memikat di Bogor
Sensasi Uji Nyali di Atas Kaca! Bogor Segera Punya Jembatan Transparan dengan View Gunung Salak–Pangrango
Pesona Puncak Pass, Surga Wisata di Perbatasan Bogor–Cianjur
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Delegasi IIGCE 2026 Datang Ke Toba, Pemkab Dorong Potensi Pariwisata Masuk Radar Investor

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:52 WIB

Wabup Toba : Sektor Pariwisata Harus Melakukan Inovasi dan Berbenah di Kawasan Danau Toba

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:54 WIB

Wisata Curug Cikondang Cianjur, Air Terjun Eksotis yang Menawan dan Bikin Takjub Pengunjung

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:10 WIB

Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Simbol Keharmonisan Budaya dan Spiritualitas di Kaki Gunung Salak ‎

Senin, 4 Mei 2026 - 17:45 WIB

Jalan Bojong Rangkas Ciampea Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Masih Berlangsung ‎

Berita Terbaru