Menanggulangi Kasus TBC, Pemkab Bekasi Siap Bentuk TP2TB

- Redaktur

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberculosis (TP2TB). Langkah tersebut sebagai upaya untuk menanggulangi kasus Tuberculosis (TBC) yang masih tinggi di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Plh Bupati Bekasi, Iyan Priyatna, usai mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Tuberculosis (TBC) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri secara daring di Ruang Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi pada Senin (10/06/2024).

“Ya, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No. 67 Tahun 2021, pemerintah daerah perlu membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberculosis (TP2TB) sebagai bentuk keseriusan dalam menanggulangi TBC,” ujar Iyan Priatna.

Dia menyebutkan, Kabupaten Bekasi saat ini masuk lima tertinggi kasus TBC di tingkat Provinsi Jawa Barat. Karena itu Pemkab Bekasi bekomitmen untuk menurunkan prevalensi TBC tersebut.

TP2TB Kabupaten Bekasi akan dibentuk melalui Peraturan Bupati (Perbup) untuk mengoptimalkan penanganan kasus TBC di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Nantinya para Camat se-Kabupaten Bekasi diberikan tugas untuk memonitoring wilayahnya masing-masing, sehingga diharapkan dapat menurunkan angka kasus TBC,” terangnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, dampak dari penyakit TBC bersifat multidimensi, tidak hanya pada kesehatan, namun juga secara psikologis, sosial dan ekonomi.

“Oleh karena itu, selain memastikan akses terhadap layanan kesehatan, kebijakan mitigasi biaya dan perlindungan finansial tambahan juga harus diberikan untuk melindungi masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak TBC,” ujarnya.

Menko PMK menjelaskan, untuk menangani multidimensi TBC, penanganan yang dilakukan pemerintah dimulai dengan screening dan tracking penderita untuk mendapatkan intervensi pengobatan dan beberapa daerah juga telah melakukan jemput bola dengan skrining mobile.

(ASP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Humbang Hasundutan Imbau Pengibaran Bendera Merah Putih untuk Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2026
Pemkab Toba Pamerkan Kriya Unggulan di Kriyanusa 2026, Dorong Perajin Lokal Naik Kelas
Bupati Humbahas bersama Ketua DEN Rapat Persiapan Peresmian TSTH2
Aplikasi INTIPBASRI Mempermudah Masyarakat Tapteng Mengecek Jadwal Penyaluran Bantuan
Pemkab Tapteng Bantu Korban Kebakaran Manduamas
TSTH2 Humbahas Perkuat Riset dan Inovasi, Guru Tampilkan Metode Gasing di Hadapan Mendiktisaintek
Sinergi Pemkab Humbahas dan TNI AD, Perkuat Infrastruktur Jembatan di Tarabintang
Bupati Humbang Hasundutan Hadiri Wisuda XXIII Institut Teknologi Del
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:41 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Imbau Pengibaran Bendera Merah Putih untuk Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 23:36 WIB

Pemkab Toba Pamerkan Kriya Unggulan di Kriyanusa 2026, Dorong Perajin Lokal Naik Kelas

Selasa, 29 September 2026 - 22:43 WIB

Bupati Humbahas bersama Ketua DEN Rapat Persiapan Peresmian TSTH2

Senin, 28 September 2026 - 21:58 WIB

Aplikasi INTIPBASRI Mempermudah Masyarakat Tapteng Mengecek Jadwal Penyaluran Bantuan

Senin, 28 September 2026 - 15:52 WIB

Pemkab Tapteng Bantu Korban Kebakaran Manduamas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas bersama Ketua DEN Rapat Persiapan Peresmian TSTH2

Selasa, 29 Sep 2026 - 22:43 WIB