Kerap Buat Resah Warga, Ular Piton Sepanjang Tujuh Meter Ditaklukkan Regu Damkar Posko Bontomate’ne

- Redaktur

Senin, 8 Juli 2024 - 00:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELAYAR SULSEL || Sangkakala7.tv
Ular piton besar berukuran panjang kurang lebih 7 (tujuh) meter yang selama ini kerap membuat resah warga peternak sapi dan pekebun di Dusun Lembang Tusinna, Desa Maharayya, Kecamatan Bontomate’ne, akhirnya takluk di tangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Posko Bontomate’ne yang bertindak cepat turun ke lapangan menindaklanjuti laporan serta informasi warga terkait keberadaan seekor ular piton yang sementara memangsa ternak milik warga.

Personil Damkar Posko Bontomate’ne turun ke lapangan usai menerima laporan lelaki Jannu yang pada sekira pukul 09.30 Wita, hari, Minggu, (7/7/2024) pagi, mendatangi posko Damkar Bontomate’ne dan melaporkan perihal penampakan seekor ular piton yang sementara berkeliaran di sekitar area kawasan peternakan Lembang Tusinna, Desa Maharayya.

Usai menerima laporan, satu regu personil Damkar langsung dikerahkan turun ke lapamgan melakukan tindakan penelusuran dan melakukan penangkapan terhadap ular piton dimaksud.

Penangkapan ular piton tersebutpun ‘berbuah’ apresiasi dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Selayar, Saparuddin, S. Sos yang secara spontanitas menyampaikan ucapan terima kasih disertai penghargaan kepada regu Damkar Bontomate’ne yang berhasil menaklukkan ular piton berukuran tujuh meter melalui aksi heroik masuk hutan dan menembus rerumputan untuk mencati serta menangkap ular piton yang dilaporkan warga.

Saparuddin mengungkapkan ular piton indukan tersebut ditangkap bersama sama personil Damkar dan warga masyarakat setempat.

Usai ditangkap, ular piton tersebut, kemudian dievakuasi dengan mengendarai sepeda motor.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Saparuddin, mensinyalir, Koko Lohe, Bira bira, Dusun Barat Onto, Desa Maharayya merupakan kawasan tempat berkembang biaknya kawanan ular piton berbisa dan cukup membahayakan keselamatan warga.

Sebelumnya kata dia, penampakan ular piton yang ukurannya jauh lebih besar, sempat terlihat direkam dengan menggunakan camera video oleh warga pada hari, Sabtu, (6/7/2024) siang yang secara kebetulan sempat melihat ular itu melintas di sekitar area peternakan milik warga.

Ularnya sampai sekarang belum tertangkap. Oleh karenanya, warga diminta untuk lebih berhati hati dan waspada saat beraktivitas di sekitar kawasan Koko Lohe, tandasnya.

Jurnalis : Fadly Syarif
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Toba Jadi Tuan Rumah Rapat Sinergitas Statistik Sektoral se-Sumatera Utara
Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Pengelolaan Keuangan Partai Politik
BUPATI HUMBAHAS TERIMA AUDIENSI UPT SAMSAT DOLOKSANGGUL
Ancaman Megathrust Dimaknai Sebagai Pengingat Pentingnya Kesiapan Data Kependudukan
Bupati Tapteng Terima penghargaan dari Kementerian Hukum
Dinkes Tapteng Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi bagi Calon Pegawai BLUD
Atasi Macet dan Banjir, Pemkab Bekasi Minta Bantuan Pemerintah Pusat
Ketua DPRD Kapuas Hulu Hadiri Diskusi dan Koordinasi Kajian Kratom Bersama BRIN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:37 WIB

Pemkab Toba Jadi Tuan Rumah Rapat Sinergitas Statistik Sektoral se-Sumatera Utara

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:24 WIB

Bupati Humbahas Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Pengelolaan Keuangan Partai Politik

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:59 WIB

BUPATI HUMBAHAS TERIMA AUDIENSI UPT SAMSAT DOLOKSANGGUL

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ancaman Megathrust Dimaknai Sebagai Pengingat Pentingnya Kesiapan Data Kependudukan

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:47 WIB

Bupati Tapteng Terima penghargaan dari Kementerian Hukum

Berita Terbaru