Ket Foto : Warung nasi milik Irma Suryani Panggabean tinggal puing-puing akibat dilalap sijago merah. (Sangkakala 7/Dzulfadli Tambunan)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Satu init warung nasi semi permanen yang terletak di Jalan Batu Mandi, Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), ludes dilalap sijago merah, Sabtu dinihari (12/10/2024), sekitar pukul 01.00 WIB.
Untuk menjinakkan amukan api, dua unit mobol damkar Pemkab Tapteng diterjunkan ke lokasi kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Diduga, warung nasi milik
Irma Suryani Panggabean itu terbakar akibat ledakan bom molotov, yang dilemparkan orang tak dikenal (OTK) dari belakang bangunan semi permanen tersebut.
“Saya lihat dari lantai warung itu apinya, langsung mengelilingi warung, dan membesar,” ucap Suhut, salah seorang warga yang melihat warung nasi milik Irma terbakar
Melihat warung nasi milik kakaknya terbakar, Suhut berlari sembari mengambil air dengan alat seadanya, ke tepi sungai Muara. Ia mencoba memadamkan api secara manual. Selang beberapa menit kemudian, mobil damkar tiba.
“Atap warung itu kayu semua, sehingg api dengan mudah menjalar,” tambahnya.
Warga lainnya menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi, terdengar suara ledakan mirip bom molotov, dari arah belakang warung. Saat itu, pria yang meminta namanya ini tidak dituliskan sedang istirahat di rumahnya. Ia langsung keluar rumah dan melihat api sudah membesar.
“Saya berlari ke rumah pemilik warung untuk memberitahukan. Saya juga minta tolong kepada warga sekitar,” ucapnya.
Saat berita ini dikirimkan, Tim Inafis Polres Tapteng sedang melakukan olah TKP. Disebut-sebut, pemilik dan pengusaha warung nasi, merupakan salah seorang Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengan, Masinton Pasaribu – Mahmud Efendi Lubis (MAMA).
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








