Tapteng Mencekam, Dua Kelompok Massa Bentrok, Polisi Lepaskan Tembakan ke Udara

- Redaktur

Rabu, 20 November 2024 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Polisi beserta aparat TNI berupaya meredam kedua kelompok massa yang bertikai di Desa Mela II, Tapian Nauli, Selasa (19/11/2024). (Sangkakala 7/Dzulfadli Tambunan)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Dua kelompok massa terlibat bentrokan di beberapa titik berbeda di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (19/11/2024). Beruntung, berkat kesigapan personel Polres Tapteng, bentrokan massa kedua kubu dapat diredam.

Informasi dihimpun, kejadian bermula saat rombongan mantan Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, adu mulut dengan Ametro Pandiangan, di depan Gedung IGD RSUD Pandan.

Adu mulut yang terjadi merembet ke Pargadungan, Tapian Nauli. Beberapa warga bentrok dengan rombongan Bakhtiar Sibarani, yang hendak menuju Barus. Sempat terjadi kejar-kejaran antara warga dengan rombongan yang berusaha meloloskan diri. Dalam kejar-kejaran tersebut, kaca belakang mobil Lexus milik Bakhtiar Ahmad Sibarani dikabarkan rusak.

Beberapa waktu kemudian, sekelompok massa merusak dua unit mobil pick up L-300, dan satu unit mini bus BK 1954 VK, di KM 3 Jalan Sibolga-Barus, Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli. Kaca depan dua mobil L-300 dan mini bus pecah. Warga yang tidak terima dengan pengrusakan mobil L-300 dan mini bus, melakukan pemblokiran jalan di Desa Mela II, untuk menghadang rombongan mantan Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Dua kelompok tersebut akhirnya bertemu. Atmosfir yang semakin memanas membuat kedua kelompok mulai saling serang. Personel Polres Tapteng yang sebelumnya telah disiagakan diatara kedua kelompok, langsung melakukan pengamanan. Polisi terpaksa melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan massa yang bentrok.

Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor, yang memimpin langsung pengamanan, meminta kedua kelompok massa untuk menahan diri. Ditengah guyuran hujan, Basa Emden terlihat berbincang alot dengan Bakhtiar Ahmad Sibarani, dan Anggota DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani, yang berada di satu kelompok.

Salah seorang warga yang tidak bersedia menyebutkan namanya mengatakan, bentrok yang terjadi dipicu cekcok mulut yang terjadi sebelumnya di halaman RSUD Pandan, antara keponakan mantan Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmeang, Ametro Pandiangan, dengan Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Ini dampak adu mulut yang terjadi di halaman RSUD Pandan tadi siang,” ujarnya.

Dalam konfrensi pernya, Kapolres Tapteng, AKBP Basa Emden Banjarnahor menegaskan, bentrok yang terjadi tidak ada kaitannya dengan politik serta dukung mendukung paslon Bupati dan Wakil Bupati. Ia menyebutkan jika pihaknya telah turun kelapangan untuk melakukan olah TKP.

“Satreskrim sedang melakukan penyelidikan penyebab, asal usul, dampak, dan mengumpulkan bukti-bukti,” ujar Basa Emden, Rabu (20/11/2024).

Basa juga mengaku telah melakukan rapat konsultasi dengan unsur Forkopinda terkait insiden yang terjadi. Unsur Forkopimda beserta Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang hadir, telah bersepakat dan berkomitmen menjaga kekondusifan pelaksanan Pilkada hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati hasil Pilkada 2024.

“Negara menjamin terlaksananya Pilkada yang aman, damai, dan berintegritas,” ucap Basa.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Berita ini 207 kali dibaca
Tapteng Mencekam, Dua Kelompok Massa Bentrok, Polisi Lepaskan Tembakan ke Udara

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Berita Terbaru

Pemerintahan

BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB