Rakor Optimalisasi Lahan 2024 untuk Swasembada dan Ekspor Beras di Kalimantan Barat

- Redaktur

Minggu, 15 Desember 2024 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas Hulu, Kalbar || Sangkakala 7
Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai progres optimalisasi lahan tahun 2024 serta swasembada dan ekspor beras di Kalimantan Barat berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu pada Jumat (13/12/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Pertanian Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc serta Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu BPPSDMP Roby Darmawan, M.Eng. Rakor ini merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan produktivitas pangan di Kabupaten Kapuas Hulu, yang memiliki potensi besar untuk pertanian meski didominasi lahan rawa. Dalam sambutannya Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Pertanian menekankan pentingnya optimalisasi lahan dengan teknologi modern, agar lahan rawa yang sebelumnya hanya digunakan sekali panen dalam setahun dapat ditingkatkan menjadi tiga kali panen.

Kami memastikan Brigade Pangan, kelompok-kelompok anak muda yang telah dibentuk, dapat bekerja sama langsung dengan petani untuk memanfaatkan lahan seluas 200 hektar. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi lokal sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga menjadi komoditas ekspor, khususnya ke Malaysia yang berbatasan langsung dengan Kapuas Hulu,” ujarnya.

Dalam Rakor ini, disampaikan juga peran lintas sektor, termasuk TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum, untuk memastikan kelancaran saluran irigasi tersier. Hal ini krusial agar lahan rawa dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa menimbulkan konflik sosial. Selain itu, Brigadir Pangan di Kapuas Hulu diharapkan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan swasembada beras sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari arahan strategis juga diingatkan pentingnya kerja sama pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. “Kapuas Hulu adalah wilayah dengan semangat petani yang luar biasa. Dengan dukungan dan sinergi bersama, program ini dapat menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Kegiatan Rakor ini diakhiri dengan diskusi interaktif dan komitmen bersama untuk merealisasikan target swasembada dan ekspor beras dari Kapuas Hulu, menjadikannya sebagai salah satu pusat penghasil beras unggulan di Kalimantan Barat.

Facebook Comments Box

Penulis : MR

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Hadiri Rakercab HKTI 2026, Dorong Penguatan Sektor Pertanian
Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026
Pemkab Kapuas Hulu Bahas Penetapan Dua Desa Wisata Tahun 2026
Pemkab Humbahas Usulkan Desa Siponjot Jadi Lokasi Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
Bupati Humbahas Pimpin Rakor Pengelola SPPG, Tegaskan Kewajiban IPAL Sesuai Standar BGN
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah TA 2026 di Desa Saitnihuta
Bupati Humbahas Terima Delegasi Jepang, Jajaki Peluang Ekspor Kopi Lintong ke Pasar Jepang
Bupati Humbahas Salurkan Bansos Tahap II TA 2026 Sebesar Rp772,8 Juta, Untuk 322 KK Korban Bencana
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:22 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Rakercab HKTI 2026, Dorong Penguatan Sektor Pertanian

Sabtu, 7 November 2026 - 19:11 WIB

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Jumat, 6 November 2026 - 20:10 WIB

Pemkab Humbahas Usulkan Desa Siponjot Jadi Lokasi Program Kampung Kreatif Sumut Berkah

Jumat, 6 November 2026 - 19:56 WIB

Bupati Humbahas Pimpin Rakor Pengelola SPPG, Tegaskan Kewajiban IPAL Sesuai Standar BGN

Jumat, 6 November 2026 - 19:50 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah TA 2026 di Desa Saitnihuta

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB