KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengadakan Workshop Tracer covid-19, Koramil 01 Tambun Gelar rapat pembentukan Kaderisasi tim Operator treacer, swaber bertempat di kantor Koramil 01 Tambun Jl. Sultan Hasanudin No.35, Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/8/2021).
Babinsa Koramil 01 Tambun turut serta mengikuti penyelenggaraan Tracer Covid-19 tersebut diantaranya tentang, Tahap Pelacakan terhadap Terkonfirmsi dan Kontak Erat, Perlunya Pelacakan Kontak Erat, Menentukan Identifikasi Kontak Erat.
TNI AD Sebagai benteng pertahanan negara Babinsa Koramil 01 Tambun akan melaksanakan tahap wawancara terhadap orang terkonfirmasi dan Kontak Erat, kepada terkonfirmasi /Kontak Erat, Pencegahan dan pengendalian Infeksi, Pemantauan harian terhadap orang yang sedang karantina dan isolasi, Masa isolasi dan masa karantina alur tracing, berkoordinasi dengan Puskesmas dan TNI, Panduan aktifkan aplikasi Silacak, Panduan aktifkan aplikasi Ina Risk.
Sebagai pembawa materi tersebut dipimpin Danramil 01 Tambun Mayor Chb Daya Bakir, menghimbau kepada Babinsa tracer Covid 19, dilaksanakan guna membantu dan mempercepat penanggulangan penguatan testing dan tracing Covid 19 dan diharapkan dalam hal penanganan Tracing Covid-19 bukan saja Nakes dan Relawan tetapi juga diharapkan dari TNI pun dapat melaksanakan serta mempraktekan tracing covid-19 tersebut, tutur Danramil.
Kendati Demikian Babinsa 01 Tambun harus bekerja saling bahu membahu bersama Nakes dan relawan karna Babinsa dan relawan akan melakukan, (Treacer) yaitu bertugas mencari data konfirmasi positif dan kontak erat kemudian melakukan
(Swaber) yaitu bertugas menswab kontak erat selanjutnya nanti Operator Mengisi data Terkonfirmasi dan kontak erat yang sudah di terdata untuk di masukan ke dalam
aplikasi Silacak kemenkes RI, “tambahnya. (Wiro)








