KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Pemerintah terus mencegah kenaikan kasus covid 19, Antisipasi pencegahan terus di lakukan satgas covid 19 kedungwaringin, dipimpin kapuskesmas dr.Nurlita melakukan vaksinasi kepada ratusan warga yang berada di Posyandu Nusa Indah 5. Kp. Rengasbandung, Rt. 01/04 Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/8/2021).
“Ratusan warga dengan protokol kesehatan mengantri untuk melakukan vaksinasi, petugas Koramil 13 kedungwaringin terus melakukan pengawasan pelaksanaan Vaksinasi ini.
Babinsa menghimbau agar tetap menjaga jarak dan memakai masker mengikuti antrian agar tidak berkerumun, “ujar Chris Handoyo.
Saat di jumpai awak media di lokasi Serka Chris Handoyo menjelaskan jenis vaksin kali ini Sinovac dengan target ke 1 Kuota 150 orang dan Vaksinasi ke 2 Kuota 100 orang.
Menurut Babinsa“warga memang sudah lama menunggu adanya vaksinasi, karena dengan aktivitas yang sangat tinggi, pasti warga sangat rentan terkena wabah covid-19, terang Chris Handoyo.

“Meski hari ini tidak semua warga dapat divaksinasi kami berharap kegiatan serupa dapat dilakukan mengingat warga sangat antusias dengan adanya vaksinasi tersebut, lanjut Chris Handoyo.
“Chris Handoyo saat di lokasi menambahkan dengan vaksinasi ini kedepannya akan kembali melakukan kegiatan serupa dengan harapan warga di kecamatan Kedung Waringin dapat terhindar dari wabah covid-19,”paparnya.
Sementara itu di tempat yang berbeda, PLH Danramil 13 Kedungwaringin Lettu Kav Indayanto menjelaskan,
“Kegiatan vaksinasi di peruntukan khusus warga masyarakat yang berumur delapan belas tahun ke atas dan akan dilakukan dalam dua tahap dengan harapan dapat memutus rantai wabah covid-19.
Tambahnya PLH Danramil juga berpesan meminta kepada warga yang saat ini telah divaksinasi agar tetap menjaga protokol kesehatan karena vaksinasi yang dilakukan hanya untuk meningkatkan imun dan daya tubuh.
“dengan banyaknya claster keluarga di lingkungan, ini salah satu upaya yang di lakukan untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai wabah covid-19,” tutupnya. (Wiro)








