Mahasiswa KKN UMSIDA 2025 Memasang Plakat Wisata Bukit Pijen Desa Kayukebek

- Redaktur

Sabtu, 8 Februari 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, JATIM || Sangkakala 7
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat. Selain melibatkan para Dosen, Umsida juga mengikutsertakan mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN-P) di berbagai wilayah. Salah satu kontribusi nyata ditunjukkan oleh Kelompok 25 di Desa Kayukebek dengan melaksanakan pemasangan plakat untuk mendukung pariwisata lokal.

Kegiatan KKN/KKN-P yang diketuai oleh A. Indra Setyawan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik. Adapun 13 anggotanya yang berasal dari berbagai macam Prodi di Umsida.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN-P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Kelompok 25 melakukan kegiatan pemasangan plakat spot foto “Pijen Hills” di Dusun Surorowo, Desa Kayukebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada hari Senin (04/02/2025).

Dalam kegiatan ini membutuhkan tiga buah plakat kayu dengan tulisan “Pijen Hills”, “Kayukebek Surorowo”, dan “KKN-P UMSIDA 2025”.

Plakat tersebut dipasang di pinggir jalan pada pukul 09.45 hingga 13.00 WIB, dengan tujuan memudahkan pengunjung menemukan lokasi spot foto “Pijen Hills” serta meningkatkan daya tarik wisata di daerah tersebut.

Selain itu, dengan adanya spot foto tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor wisata lokal, meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi desa mereka, serta mendorong lebih banyak inisiatif pengembangan destinasi wisata yang lebih baik di masa mendatang.

Ketua KKN-P Kelompok 25 menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk meningkatkan potensi wisata lokal dengan menyediakan fasilitas penunjang yang informatif dan menarik.

“Kami berharap dengan adanya plakat ini, pengunjung akan lebih mudah menemukan spot foto di lokasi Bukit Pijen dan tertarik untuk berkunjung, sehingga dapat dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Indra.

Yoga, selaku ketua bidang pariwisata, menambahkan bahwa pemasangan plakat ini diharapkan dapat menjadikan Bukit Pijen sebagai destinasi wisata yang lebih dikenal, mirip dengan wisata paralayang di Batu.

“Kami ingin Bukit Pijen memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, sehingga mereka tertarik untuk datang dan menikmati keindahan alam serta spot foto yang tersedia,” jelasnya.

Proses pembuatan plakat melibatkan beberapa tahapan, diawali dengan survei lokasi yang akan menjadi titik pemasangan plakat spot foto. Tahapan selanjutnya yaitu menentukan ukuran dan melakukan desain plakat yang akan dipasang. Setelah tahapan tersebut selesai, tahap berikutnya adalah proses pengecatan serta penulisan pada papan plakat spot foto.

Proses pembuatan ini memakan waktu kurang lebih 1 minggu hingga plakat siap dipasang.
Mahasiswa KKN-P Umsida kelompok 25 berharap bahwa pemasangan plakat ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya penanda yang jelas dan menarik, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bukit Pijen meningkat, sehingga dapat berdampak positif pada perekonomian warga setempat terutama UMKM Sari Apel. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengelola potensi desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Penulis :
Yoga Ardianto Firmansyah
Mahasiswa Administrasi Publik
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Penulis.

Facebook Comments Box

Penulis : Yoga Ardianto Firmansyah

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Delegasi IIGCE 2026 Datang Ke Toba, Pemkab Dorong Potensi Pariwisata Masuk Radar Investor
Wabup Toba : Sektor Pariwisata Harus Melakukan Inovasi dan Berbenah di Kawasan Danau Toba
Wisata Curug Cikondang Cianjur, Air Terjun Eksotis yang Menawan dan Bikin Takjub Pengunjung
Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Simbol Keharmonisan Budaya dan Spiritualitas di Kaki Gunung Salak ‎
Jalan Bojong Rangkas Ciampea Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Masih Berlangsung ‎
Pesona Alam Jalan Pasir Maung Cijayanti Sentul, Destinasi Tersembunyi yang Memikat di Bogor
Sensasi Uji Nyali di Atas Kaca! Bogor Segera Punya Jembatan Transparan dengan View Gunung Salak–Pangrango
Pesona Puncak Pass, Surga Wisata di Perbatasan Bogor–Cianjur
Berita ini 57 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Delegasi IIGCE 2026 Datang Ke Toba, Pemkab Dorong Potensi Pariwisata Masuk Radar Investor

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:52 WIB

Wabup Toba : Sektor Pariwisata Harus Melakukan Inovasi dan Berbenah di Kawasan Danau Toba

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:54 WIB

Wisata Curug Cikondang Cianjur, Air Terjun Eksotis yang Menawan dan Bikin Takjub Pengunjung

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:10 WIB

Pura Parahyangan Agung Jagatkarta, Simbol Keharmonisan Budaya dan Spiritualitas di Kaki Gunung Salak ‎

Senin, 4 Mei 2026 - 17:45 WIB

Jalan Bojong Rangkas Ciampea Ditutup Sementara, Perbaikan Longsor Masih Berlangsung ‎

Berita Terbaru