Turun Melaut, Adong Warga Nelayan Pulau Pasi Dilaporkan Hilang

- Redaktur

Senin, 7 April 2025 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi nelayan hilang dan pencarian oleh Basarnas

Kab. Selayar, Sulsel || Sangkakala 7
Satu lagi warga nelayan pesisir Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan dinyatakan hilang, saat sedang turun melaut.

Adong (60 tahun) warga Desa Menara Indah, Kecamatan Bontomate”ne dilaporkan hilang oleh pihak keluarga saat turun memancing bersama dengan rekannya sesama warga nelayan.

Korban dinyatakan hilang tiba-tiba dari atas perahu yang digunakannya saat turun memancing ikan.

Ironisnya, perahu korban ditemukan dalam kondisi utuh dan sama sekali tidak tenggelam.

Adong, dikabarkan meninggalkan rumah pada sekira pukul 05.00 Wita, ba’da sholat subuh, hari, Selasa, (11/3) lalu.

Namun aneh, karena hingga pukul 12.36 Wita, menjelang Sholat Dhuhur, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Pihak keluarga yang merasa cemas dan khawatir, akhirnya memutuskan untuk berangkat mencari korban bersama dengan sejumlah warga nelayan lain.

Upaya penyisiran dan pencarian korban yang dilakukan dari pukul 13.00-14.00 Wita, tak membuahkan hasil.

Warga hanya menemukan perahu korban yang hanyut terseret arus gelombang laut sampai ke bibir pantai Pelabuhan Ferry Pamatata.

Perahu ditemukan dalam kondisi kosong dan hanya berisi ikan hasil pancingan korban.

Pernyataan ini dilontarkan puteri korban, Samsinah yang dikonfirmasi wartawan, Senin, (7/4) dini hari.

Samsinah menuturkan, sampai hari ini upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan.

Dia berharap ayahnya masih bisa ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat.

Sebaliknya, jika ada warga yang mendapat dan atau menemukan mayat tanpa identitas mengapung di sekitar perairan Pulau Pasi dan Pamatata, dimohon kerjasamanya untuk bisa sesegera mungkin menghubungi pihak keluarga.

Terpisah, Camat Bontomate’ne, Andi Rusmin mengonfirmasi, pemerintah kecamatan yang didampingi anggota Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) anggota TNI-AD, Polri, jajaran Basarnas, dan warga masyarakat telah melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Pencarian dilakukan mulai dari pagi sampai sore hari dengan menyisir perairan laut Pulau Pasi dan perairan laut bagian utara Pulau Selayar.

Tapi pencarian tak kunjung membuahkan hasil sampai hari ini, ungkapnya kepada wartawan, Senin, (07/04/2025) siang.

Facebook Comments Box

Penulis : Fadly Syarif

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Tol Bocimi Arah Bogor Lumpuh Total, Akibat Longsor di KM 64
Rumah Dua Lantai Ambruk di Cipayung Depok, Timpa Dua Rumah dan Satu Mobil
Ojol Terlibat Keributan, Diduga dengan “Mata Elang” di Sukmajaya Depok, Berakhir Damai
Emak-emak di Kayumanis Tolak Wilayahnya Jadi Tempat Pengolahan Sampah
Hujan Deras, Sungai Cisindangbarang Meluap hingga Genangi Perkebunan Warga di Laladon
Jembatan di Gang Ago Pasir Jaya Roboh, Tergerus Arus Sungai
Arus Lalu Lintas Alun-Alun Bogor hingga Jembatan Merah Padat, Angkot Ngetem Jadi Pemicu
Ceceran Tanah di Jalan Mayor Oking Bogor Dikeluhkan Warga, Dinilai Berbahaya Saat Hujan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:44 WIB

Rumah Dua Lantai Ambruk di Cipayung Depok, Timpa Dua Rumah dan Satu Mobil

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

Ojol Terlibat Keributan, Diduga dengan “Mata Elang” di Sukmajaya Depok, Berakhir Damai

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:46 WIB

Emak-emak di Kayumanis Tolak Wilayahnya Jadi Tempat Pengolahan Sampah

Senin, 4 Mei 2026 - 17:35 WIB

Hujan Deras, Sungai Cisindangbarang Meluap hingga Genangi Perkebunan Warga di Laladon

Senin, 4 Mei 2026 - 17:33 WIB

Jembatan di Gang Ago Pasir Jaya Roboh, Tergerus Arus Sungai

Berita Terbaru

Parlemen

DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:26 WIB