Ceceran Tanah di Jalan Mayor Oking Bogor Dikeluhkan Warga, Dinilai Berbahaya Saat Hujan

- Redaktur

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
Warga mengeluhkan kondisi Jalan Mayor Oking, Kota Bogor, yang dipenuhi ceceran tanah di sepanjang ruas jalan. Selain membuat lingkungan terlihat kotor dan berdebu, kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Minggu, 03/05/2026.

‎Pantauan di lokasi, ceceran tanah terlihat menyebar di beberapa titik, terutama di jalur yang kerap dilalui kendaraan berat. Saat cuaca kering, debu dari tanah yang berserakan mengganggu kenyamanan pengendara maupun warga sekitar. Sementara itu, ketika hujan turun, tanah tersebut berubah menjadi licin dan meningkatkan risiko kecelakaan.

‎“Kalau panas berdebu sekali, tapi kalau hujan jadi licin. Kami khawatir pengendara bisa tergelincir,” ujar salah satu warga setempat.

‎Warga menduga ceceran tanah berasal dari aktivitas kendaraan proyek atau truk pengangkut material yang melintas tanpa pembersihan memadai. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

‎Selain membahayakan pengendara sepeda motor, ceceran tanah juga berisiko mengganggu arus lalu lintas, terutama di jam-jam sibuk. Pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

‎Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan penanganan, seperti pembersihan jalan secara rutin serta penertiban kendaraan pengangkut material agar tidak meninggalkan sisa tanah di jalan.

‎“Harapannya segera dibersihkan dan ada tindakan tegas supaya tidak terulang. Ini menyangkut keselamatan bersama,” tambah warga lainnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan atas keluhan warga tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Berita Terbaru