Buktikan Kesiapan Menyangga Komoditi, Petani Pasilambena Siap Lakukan Pengiriman 6 Ton Jagung

- Redaktur

Senin, 7 April 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Selayar, Sulsel || Sangkakala 7
Pasilambena merupakan satu dari lima kecamatan pulau yang terletak secara administratif di wilayah Pemerintahan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Wilayah kecamatan terluar dan terjauh yang berbatasan langsung dengan Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai seorang sosok pemimpin wilayah berjiwa visioner dan inovatif yang diberi amanah dan kepercayaan menakhodai wilayah kecamatan berpenduduk kurang lebih 8.202 jiwa, di perbatasan kota Flores, Provinsi NTT, Andi Irwan, tidak tinggal berpangku tangan.

Dia langsung bergerak refleks, cepat, dan tepat mempersiapkan konsep serta strategi pengelolaan sumberdaya, berikut serapan potensi wilayahnya.

Hasil kajian, analisis, serta identifikasi lapangan dijadikannya sebagai platform sekaligus modal dasar dalam memaksimalkan pengelolaan potensi dan peluang pasar.

Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari program prioritasnya dalam mengawal kebijakan percepatan pembangunan dan pengentasan kemiskinan.

Tak ayal, dalam kurun waktu dua tahun masa jabatannya sebagai camat, Andi Irwan terbukti mampu menciptakan banyak perubahan.

Ibukota kecamatan yang diapit oleh tiga wilayah desa daratan dan dua desa pulau tersebut, berangsur angsur mulai bangkit menanggalkan predikat keterbelakangan, ketertinggalan, dan keterisolasian.

Kecamatan Pasilambena bahkan tampil kian percaya diri menyatakan kesiapan menjadi wilayah penyangga komoditi hasil bumi dan laut.

Hal tersebut dibuktikan salah satunya melalui kesiapan wilayah kecamatan seluas kurang lebih 102,99 km² itu, untuk melakukan pengiriman perdana satu ton jagung kuning ke wilayah pulau tetangga, Kecamatan Pasimarannu.

Jagung yang telah dipipil dan melalui proses pengiriman selama kurang lebih tiga hari tersebut dibandrol dengan harga lima ribu lima ratus rupiah perkilogram.

Camat Pasilambena Andi Irwan mengutarakan, harga tersebut sudah dikenakan potongan discount khusus untuk pulau tetangga.

Pengiriman perdana jagung kuning untuk menyangga kebutuhan pakan unggas Kecamatan Pasimarannu ini kata dia, akan disusul dengan pengiriman kurang lebih lima ton jagung ke daratan Ibu kota Benteng Kabupaten Selayar.

Selain untuk menyangga kebutuhan pakan unggas, petani Kecamatan Pasilambena juga dinyatakan siap memenuhi pemesanan jagung puluk putih, dan jagung jenis yang diperuntukkan sebagai bahan baku produk beras jagung.

Ketiga jenis jagung dimaksud, disebut Andi Irwan dihasilkan dari budidaya tanaman jagung milik Baso Daeng yang ditanam di atas lahan kebun seluas kurang lebih 2,5 ha, di wilayah Batu Raja, Desa Lembang Mate’ne.

Melihat dan menyikapi keragaman potensi di wilayahnya, dengan tidak membuang waktu Camat Pasilambena bergerak cepat, turun langsung ke lapangan melakukan proses identifikasi, hingga kegiatan pendampingan pemberdayaan masyarakat dengan ikut melibatkan diri pada kegiatan pengemasan, design market, dan pemasaran produk.

Facebook Comments Box

Penulis : Fadly Syarif

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor
Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk
Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET
Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik
Pasar Petani Garuda Beroperasi, Pemkab Bogor Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Rumah Makan Inspirasi Kebon Mahoni Jadi Primadona Kuliner Jawa di Cibinong, Harga Ramah di Kantong
Warkop Putra Agam Spesialis Mie Bangladesh Kini Marak di Wilayah Bogor
Harga “Sayur Rakyat” di Villa Bogor Indah Mulai Turun, Warga Sambut Antusias
Berita ini 58 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:27 WIB

Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor

Selasa, 28 April 2026 - 18:23 WIB

Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk

Senin, 20 April 2026 - 23:12 WIB

Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET

Senin, 13 April 2026 - 14:24 WIB

Harga Buah Segar di Kabupaten Bogor Naik Hingga 70 Persen, Pedagang Keluhkan Kenaikan Biaya Plastik

Senin, 13 April 2026 - 14:06 WIB

Pasar Petani Garuda Beroperasi, Pemkab Bogor Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Parlemen

DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:26 WIB