Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET

- Redaktur

Senin, 20 April 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Humbahas, Sumut
Harga minyak goreng rakyat merek “Minyak Kita” di pasar tradisional wilayah Humbang Hasundutan dilaporkan melonjak hingga Rp 22.000 per kilogram, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan HET “Minyak Kita” sebesar Rp 15.700 per liter. Namun di lapangan, harga ditemukan jauh lebih tinggi, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Senin, 20/04/2026.

Pantauan di sejumlah pasar menunjukkan harga tersebut diberlakukan oleh pedagang eceran. Warga mengaku keberatan karena minyak goreng merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. “Sekarang sudah Rp 22 ribu per kilo, sangat terasa bagi kami,” ujar salah satu pembeli.

Sejumlah pedagang menyebut kenaikan harga dipicu oleh terbatasnya pasokan dari distributor. Harga di tingkat agen disebut sudah tinggi, sehingga berdampak langsung pada harga jual ke konsumen.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya gangguan distribusi hingga potensi permainan harga di lapangan. Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan pengawasan serta langkah stabilisasi harga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti lonjakan harga “Minyak Kita” di wilayah Humbang Hasundutan.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil
Festival Merah Putih“Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor
Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi, Bupati Toba Minta Budidaya Dievaluasi
*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*
Pemkab Bekasi Tata Pasar Cikarang Secara Bertahap, Guna Mendorong Peningkatan Aktivitas Perekonomian
Semarak Hari Koperasi, 200 UMKM Terbaik Meriahkan Bazar Produk Unggulan
Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm, Industri Non-Tambang Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal
MASPEKAL Perkuat Perjuangan Petani Kopi Arabika Lintong
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WIB

Guna Perkuat Ekonomi Lokal, KDMP Desa Lalombi Akan Buka Toko Grosir Desa untuk UMKM Pedagang Kecil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Festival Merah Putih“Satukan Kebinekaan” Semarakkan Lapangan Sempur Kota Bogor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi, Bupati Toba Minta Budidaya Dievaluasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:30 WIB

*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:42 WIB

Pemkab Bekasi Tata Pasar Cikarang Secara Bertahap, Guna Mendorong Peningkatan Aktivitas Perekonomian

Berita Terbaru

Olahraga

Bupati Humbang Hasundutan Pimpin Upacara Haornas ke-43

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:47 WIB