Stop TPL, Selamatkan Alam! Pernyataan Terbuka Ephorus HKBP Pdt. Victor Tinambunan kepada Pemilik dan Pimpinan PT Toba Pulp Lestari

- Redaktur

Jumat, 9 Mei 2025 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPUT, SUMUT || Sangkakala 7
Puluhan tahun Toba Pulp Lestari berkonflik dengan berbagai Komunitas Masyarakat Adat di Tano Batak.

Permasalahan antara masyarakat adat dan Toba Pulp Lestari sudah beberapa kali terjadi, mulai dari dugaan masalah pencemaran lingkungan sampai sengketa tanah.

Lewat unggahan di media sosial FB, Ephorus HKBP Pdt. Victor Tinambunan menyerukan penutupan PT Toba Pulp Lestari.

Yang Terhormat Bapak/Ibu Pemilik dan Pimpinan PT Toba Pulp Lestari,

Dengan penuh rasa hormat, izinkan saya menyampaikan pernyataan terbuka ini sebagai bentuk keprihatinan, kepedulian, dan tanggung jawab moral saya sebagai bagian dari masyarakat Tano Batak dan sebagai pemimpin rohani dalam gereja HKBP. Tulisan ini adalah suara nurani yang muncul dari luka sosial dan ekologis yang telah lama kami rasakan.

Absennya Relasi Sosial yang Layak
Selama lebih dari tiga dekade PT TPL beroperasi di Tanah Batak, publik – termasuk saya pribadi – hampir tidak mengetahui siapa sesungguhnya pemilik dan pimpinan utama perusahaan ini. Ini merupakan ironi besar: sebuah perusahaan raksasa yang menancapkan kuku industrinya di atas tanah adat, namun tidak membangun komunikasi yang terbuka, dialog yang setara, atau hubungan sosial yang etis dengan masyarakat sekitar. Dalam perspektif etika bisnis, adat Batak, dan nilai-nilai hidup bermasyarakat, hal ini mencerminkan kegagalan fundamental dalam membangun kehadiran yang bermartabat dan bertanggung jawab.

Ketimpangan Ekonomi yang Nyata
Berbagai laporan menunjukkan bahwa PT TPL telah meraup keuntungan triliunan rupiah dari pengelolaan hutan dan lahan di kawasan kami. Namun, sebagian besar masyarakat lokal masih terperangkap dalam kemiskinan struktural. Tidak ada jejak peningkatan kualitas hidup yang sepadan dengan besarnya sumber daya yang diambil dari tanah ini. Ini menunjukkan relasi ekonomi yang timpang dan eksploitatif – di mana keuntungan terpusat pada segelintir pihak, sementara masyarakat pemilik tanah adat justru menjadi korban.

Krisis Sosial dan Ekologis yang Sistemik kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh operasi PT TPL tidak dapat disangkal: banjir bandang, longsor, pencemaran air dan udara, perubahan iklim lokal, hingga hilangnya tanah pertanian produktif. Tak hanya lingkungan, relasi sosial di antara warga juga ikut rusak karena konflik lahan dan tekanan sosial. Bahkan, korban jiwa pun telah jatuh. Ini bukan dampak insidental, melainkan bagian dari pola yang sistemik dan berkepanjangan – sebuah krisis yang dibiarkan terjadi tanpa penyelesaian yang adil dan bermartabat.

Berdasarkan realitas-realitas ini, dengan segala kesadaran dan tanggung jawab moral, saya (pimpinan tertinggi HKBP) menyerukan kepada Bapak/Ibu untuk menutup operasional PT TPL secara permanen. Ini bukan tuntutan emosional, melainkan seruan rasional demi mencegah krisis yang lebih besar – demi masa depan yang lestari dan adil, bagi masyarakat Tano Batak, Sumatera Utara, dan dunia yang menghadapi darurat ekologis global.

Sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan, saya juga meminta agar seluruh karyawan dan karyawati yang terdampak penutupan ini diberikan pesangon yang layak dan besar, agar mereka memiliki modal untuk memulai usaha baru dan hidup mandiri.

Akhir kata, saya mendoakan agar Tuhan Yang Mahakuasa memberikan hikmat dan keberanian kepada Bapak/Ibu dalam mengambil keputusan yang benar, dan semoga Bapak/Ibu dianugerahi jalan usaha baru yang lebih adil, manusiawi, dan berkat bagi banyak orang.

Hormat saya,
Pdt. Victor Tinambunan

Facebook Comments Box

Penulis : Tohap Simaremare

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Akun Sirait Ninja Raya, Unggah Cabup dan Wabup Pilkada Toba 2029-2034
Mirna Kharisma Putri Sianturi Raih Juara Putri Favorit 2026 Tingkat Sumut, Finalis Miss Modelling Indonesia
*Herkusnadi Nahkodai FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab Demokratis*
Komitmen Berantas Narkoba, Rio Saputra Nasution Aktifis Mahasiswa Sumut Apresiasi Kinerja Polres Labuhanbatu
Ir. Gufran Ahmad, ST., MT., IPM, Siap Bertarung di Kancah Bursa Calon Ketua Kadin Sulawesi Tengah Periode 2026–2031
Tiang Lampu PJU Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Warga Pertanyakan Pengawasan Pemkab Bogor
Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Bertahap, Nilai Bongkaran Capai Rp7,5 Miliar
Mengapa Kamu Harus Investasi Emas Tahun 2026 ?‎
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:54 WIB

Akun Sirait Ninja Raya, Unggah Cabup dan Wabup Pilkada Toba 2029-2034

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:30 WIB

Mirna Kharisma Putri Sianturi Raih Juara Putri Favorit 2026 Tingkat Sumut, Finalis Miss Modelling Indonesia

Minggu, 12 April 2026 - 18:38 WIB

*Herkusnadi Nahkodai FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab Demokratis*

Sabtu, 11 April 2026 - 23:09 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Rio Saputra Nasution Aktifis Mahasiswa Sumut Apresiasi Kinerja Polres Labuhanbatu

Kamis, 2 April 2026 - 21:10 WIB

Ir. Gufran Ahmad, ST., MT., IPM, Siap Bertarung di Kancah Bursa Calon Ketua Kadin Sulawesi Tengah Periode 2026–2031

Berita Terbaru

Pemerintahan

Percepat Sertifikasi Halal, Bupati Humbahas Perkuat UMKM Lokal

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:33 WIB