BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Warga dikejutkan dengan temuan kondisi tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Saat bagian bawah tiang dibuka, diketahui bagian pondasi dalam hanya diisi tanah tanpa cor beton sebagaimana mestinya. Minggu, 11/01/2026.
Temuan tersebut memicu kekhawatiran warga terkait keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, tiang PJU berpotensi roboh, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Beberapa warga mengaku baru mengetahui kondisi tersebut setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Kalau hanya diisi tanah, ini sangat berbahaya. Kami jadi bertanya-tanya, bagaimana proses pengerjaannya dan siapa yang mengawasi,” ujar salah satu warga setempat.
Warga pun mempertanyakan peran dan pengawasan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap kontraktor pelaksana proyek PJU tersebut. Mereka menilai pengawasan seharusnya dilakukan secara ketat sejak tahap pemasangan hingga serah terima pekerjaan.
Menurut warga, proyek PJU menggunakan anggaran publik sehingga kualitas dan keselamatan harus menjadi prioritas utama. Mereka mendesak dinas terkait untuk segera melakukan audit teknis, memeriksa seluruh tiang PJU yang telah terpasang, serta menindak tegas kontraktor jika terbukti melanggar spesifikasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bogor maupun kontraktor pelaksana terkait temuan tersebut. Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan masyarakat tetap terjamin.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








