Akibat Pembangunan Bendungan Danawarih, Warga Desa Timbangreja Kesulitan Air Bersih

- Redaktur

Kamis, 24 Juli 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tegal, Jateng || Sangkakala 7
Sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dilanda kekeringan. Salah satunya terjadi di Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu sudah sekitar dua pekan lebih masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.

Mereka hanya mengandalkan sumur tua milik warga yang debit airnya terbatas untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tegal pun hingga saat ini tak kunjung datang, seolah-olah tutup mata melihat masyarakatnya menderita. Hal itu dituturkan beberapa warga setempat kepada media, Rabu 23 Juli 2025.

Pendi mengungkapkan sebelumnya kekeringan yang berlarut-larut ini belum pernah terjadi. Semenjak adanya proyek pembangunan bendungan Danawarih berjalan, kini kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Sodik. Ia menuturkan sudah dua pekan mengaku tidak mendapatkan akses air untuk mengairi sawah miliknya akibat adanya pembangunan bendungan tersebut. Kini sawah miliknya dilanda kekeringan dan terancam gagal panen,” tuturnya.

“Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Tegal bersama dinas terkait untuk mengevaluasi ulang akan dampak adanya pembangunan bendungan Danawarih yang sedang berjalan agar dapat meminimalisir dampak yang dirasakan warga masyarakat terutama kebutuhan air yang merupakan sumber kehidupan manusia, atau setidaknya memberikan pasokan air bersih terhadap warga terdampak selama proyek pembangunan bendungan berjalan, sebelum terjadi korban jiwa akibat kekurangan air,” pinta Sodik.

Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak kekeringan di Desa Timbangreja, LBH Jong Java dan Wareng Slavia (eks KOTI Pemuda Pancasila) Kabupaten Tegal bergerak cepat memberikan bantuan air bersih. Menurutnya, bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan, terutama untuk keperluan minum, memasak, dan sanitasi. Selain itu, bantuan ini untuk mencegah berbagai masalah kesehatan dan sosial yang dapat ditimbulkan akibat kekurangan air bersih, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang mengalami krisis air,” ujar Ketua LBH Jong Java Adv. MC. Wildanil Ukhro, S.H melalui Adv Gilang Adhika Purwacuta, S.H), Rabu 23 Juli 2025.

“Kami harap kepada Pemerintah Kabupaten Tegal bisa mendengar jeritan warga Kecamatan Lebaksiu yang saat ini sedang mengalami kekeringan atau kekurangan air bersih, khususnya di sepanjang aliran Sungai Gung,” tutup Adv Gilang Adhika Purwacuta, S.H.

Facebook Comments Box

Penulis : Hartadi

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm, Industri Non-Tambang Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal
MASPEKAL Perkuat Perjuangan Petani Kopi Arabika Lintong
Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta
MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI
Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi
Peresmian Warisan Kopi di Bojong Koneng, Langkah Nyata Dorong Investasi Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor
Panitia HUT ke-14 MASPEKAL Tahun 2026 Resmi Terbentuk
Harga “Minyak Kita” Tembus Rp 22.000 per Kg di Pasar, Jauh di Atas HET
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:58 WIB

Martabe Goat Farm dan Martabe Chicken Farm, Industri Non-Tambang Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:48 WIB

MASPEKAL Perkuat Perjuangan Petani Kopi Arabika Lintong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:27 WIB

Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta

Senin, 18 Mei 2026 - 18:14 WIB

MASPEKAL Humbahas Sampaikan Surat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual RI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:37 WIB

Presiden Resmikan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih, Deli Serdang Siapkan 394 Koperasi

Berita Terbaru