Kab. Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Pasar properti di Kabupaten Bogor menunjukkan trend kenaikan positif yang signifikan, terutama pada segmen perumahan. Analisis pasar dan laporan resmi menyoroti berbagai faktor yang mendongkrak penjualan hingga mencapai dua digit. (Minggu, 27/07/2025)
Permintaan hunian melejit, mencatat lonjakan permintaan rumah di Kabupaten Bogor hingga 139,9% secara tahunan sejak 2023, dengan pertumbuhan rumah dijual 148,2% dan sewa rumah naik 120,2%, ujar Miswan Faiq Direktur utama PT. Sentrum Properti Indonesia.
Kenaikan harga rumah yang konsisten di Kabupaten Bogor cenderung stabil meningkat, bahkan tercatat sebagai yang tertinggi di Jabodetabek antara April 2023–April 2024 sebesar 7,4%, mengungguli Depok (2%), Tangerang (2%) dan Jakarta (1%) Indeks harga tahunan per Maret 2024 tumbuh sekitar 5,6%, melampaui laju inflasi 2,2%.
Peran Infrastruktur Pembangunan Jalan Tol Serpong–Bogor (via Parung) dan tol BORR sangat mendukung minat beli. Sangat berpengaruh terhadap perkembangan perumahan menjamur di wilayah Tajur Halang, Citayam, Bojonggede, Cibinong. Harga jual rumah sekitar 319.000.000 – 700.000.000 diserbu pembeli seperti Perumahan Nanggerang Residence, Graha Kirana Residence, New Town Cibinong dan Dahlia Kirana Residence ujar Miswan.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, properti tetap menjadi pilihan investasi paling stabil dan menjanjikan. Salah satu bentuk investasi yang semakin diminati adalah membeli rumah, baik untuk dihuni, disewakan, maupun dijual kembali di masa mendatang ujar David Ditektur Pemasaran PT. Sentrum Properti Indonesia.
Ayo ambil kesempatan ini jika kamu masih menunda membeli rumah karena alasan “belum butuh” atau “nanti saja,” saatnya ubah mindset “Beli rumah bukan soal nanti butuh, tapi soal mempersiapkan masa depan! “Investasi rumah hari ini adalah bentuk perlindungan finansial esok hari. Rumah bisa menjadi tempat tinggal anak, warisan keluarga, bahkan sumber penghasilan tambahan lewat penyewaan pungkasnya.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








