Bupati Tapteng Tegaskan Jaminan Negara Terhadap Kebebasan Berkeyakinan

- Redaktur

Minggu, 21 September 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Deklarasi menjaga harmonisasi toleransi beragama, berkeyakinan dan berbudaya, di GOR Barus, Sabtu (20/9/2025). (Sangkakala 7/ist)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, pimpin rapat koordinasi menjaga harmonisasi toleransi beragama, berkeyakinan dan berbudaya, yang digelar di GOR Barus, Sabtu (20/9/2025).

Rapat koordinasi dihadiri Wakil Bupati Mahmud Efendi, Unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Bupati Masinton menyampaikan, rapat koordinasi untuk meneguhkan Kebhinekaan di Tapanuli Tengah. Mengukuhkan komitmen menjaga kemajemukan dan keberagaman.

“Kenapa hari ini kita hadir disini, karena kemarin saya mendapatkan informasi tentang pelarangan pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Barus,” ujar Masinton.

Ia menegaskan, tidak boleh ada benih-benih intoleransi di Kabupaten Tapanuli Tengah. Tidak boleh ada aksi-aksi pelarangan dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan dan kebudayaan.

“Kegiatan apapun, sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, tidak boleh ada pelarangan,” sebut Masinton.

Lebih jauh disampaikan, keberagaman, harus dihormati. Toleransi terhadap berbagai perbedaan tidak boleh dirusak karena hanya persoalan-persoalan politik.

“Kepada Camat Barus agar melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kalau ada yang tidak suka jangan datang, bukan dilarang,” tegas Masinton.

Ditegaskannya, negara menjamin kebebasan berkeyakinan. Hak Asasi Manusia juga menjamin penyelenggaraan berbagai kegiatan, baik kegiatan kebudayaan, keagamaan, berkeyakinan, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Di situ jelas, negara menjamin, itu perintah konstitusi,” ucap Masinton.

“Tidak boleh ada penolakan apapun, apalagi berkaitan dengan keagamaan. Selenggarakan kembali. Pemerintah, TNI dan Polri menjaga aktivitas masyarakat dari gangguan siapa pun,” sambungnya.

Masinton menceritakan, pada awal abad Masehi, nenek moyang bangsa Indonesia telah melakukan interaksi perdagangan dari berbagai suku bangsa di Tapanuli.

Toleransi sangat dijunjung tinggi. Pribumi bisa menerima bangsa India, bisa menerima bangsa Timur Tengah, bisa menerima bangsa Persia, bisa menerima bangsa Mongol, Cina dan lain sebagainya.

“Itu yang perlu kita tiru dan contoh serta kita wariskan,” imbuhnya.

Masih kata Masinton, kebudayaan, keberagaman, penghormatan terhadap perbedaan, sudah dilaksanakan oleh leluhur-leluhur batak.

Tapanuli Tengah adalah salah satu wilayah di Nusantara yang menjadi titik temu peradaban kebudayaan dari berbagai benua. Islam, kristen, budha, hindu, hingga aliran kepercayaan sudah ada di Tapanuli Tengah berabad-abad lamanya.

Masinton memastikan, Tapanuli Tengah milik bersama. Bukan milik segelintir orang. Tidak boleh ada sekelompok orang merasa paling berkuasa atas Tapanuli Tengah.

“Ini milik rakyat, jangan takut diancam, sudah tak jaman. Jangan mau diintimidasi. Tinggalkan cara lama. Kita ingin Tapteng naik kelas,” pungkasnya.

Usai berkomitmen menjaga kebhinekaan di Tapanuli Tengah, rapat koordinasi ditutup dengan penandatanganan deklarasi pernyataan sikap menjaga keberagaman dan toleransi antar umat beragama.

Hadir dalam kegiatan, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Tapteng, mewakili Kapolres Tapteng, mewakili Dandim 0211/ TT, dan Plh Sekdakab Tapteng.

Selain itu, terlihat juga, MUI, FKUB, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Washliyah, BKAG, Dewan Masjid, KWI Tapanuli Tengah, PWKI, PGI, BKPRMI, KNPI, Karang Taruna, PBB, GP Ansor, dan FKKPI.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Asep Surya Atmaja Minta Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan dan Perbaikan Jalan
Apel Gabungan ASN, Sekdakab Tapteng Tekankan Disiplin, Evaluasi Presensi, dan Pemerataan Tugas
Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Hadiri Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 Sumatera Utara
Bupati Masinton Pasaribu Harapkan PD DMI Tapteng Jadi Mitra Strategis
Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah
Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana
Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
Berita ini 94 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 12:56 WIB

Bupati Asep Surya Atmaja Minta Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan dan Perbaikan Jalan

Senin, 2 November 2026 - 22:13 WIB

Apel Gabungan ASN, Sekdakab Tapteng Tekankan Disiplin, Evaluasi Presensi, dan Pemerataan Tugas

Minggu, 1 November 2026 - 21:53 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Tapteng Hadiri Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-65 Sumatera Utara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan

Berita Terbaru