Foto : Bupati dan Wakil Bupati Tapteng mengunjungi keluarga korban isu begu ganjang, Rabu (1/10/2025). (Sangkakala 7/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), mengunjungi keluarga korban Alm RP, yang meninggal dihakimi massa akibat isu begu ganjang yang tejadi di Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Barus, pada tanggal 23 September 2025 lalu .
Bupati dan Wakil Bupati mengunjungi istri korban, Masnida, dan kelima anak korban, yang sudah mengungsi ke tempat keluarga, di Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, pada Rabu (1/10/2025).
Bupati Masinton Pasaribu atas nama Pemkab Tapteng sangat menyayangkan kejadian tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk tidak percaya dengan informasi yang tidak memiliki dasar yang jelas.
Disebutkannya, Pemkab Tapteng hadir untuk melakukan pemulihan atas trauma yang dialami keluarga korban pasca amukan massa.
“Kita mengajak peran serta pemerintah kecamatan hingga kelurahan dan desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak percaya dengan isu begu ganjang,” kata Masinton.
Menurutnya, efek dari isu seperti ini bisa merusak tatanan di masyarakat, karena Tapanuli Tengah merupakan negeri beradat dan berbudaya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kekondusifan. Jangan mudah terpengaruh dan terpancing oleh isu yang tidak berdasar,” imbaunya.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








