Sosialisasi Pengelolaan Sampah, Sekdakab Tapteng: Bumi Menghadapi Krisis yang Mengkhawatirkan

- Redaktur

Senin, 13 Oktober 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sosialisasi Pengelolaan Sampah tingkat OPD se-Tapteng, bertempat di Aula Dinas Pendidikan, Senin (13/10/2025). (Sangkakala 7/ist).

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, diwakili Plt Sekdakab, Nurjalilah, membuka dengan resmi kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah tingkat OPD se-Kabupaten Tapanuli Tengah, bertempat di Aula Dinas Pendidikan, Senin (13/10/2025).

Membacakan sambutan Bupati Tapteng, Nurjalilah mengungkapkan jika saat ini bumi sedang menghadapi krisis yang semakin mengkhawatirkan, yaitu krisis perubahan iklim, krisis alam dan hilangnya keanekaragaman hayati serta krisis polusi dan limbah.

Krisis ini, menyebabkan ekosistem dunia terancam, miliaran hektar lahan terdegradasi, berdampak pada hampir separuh populasi dunia dan mengancam seluruh pendapatan domestik bruto global.

“Masyarakat pedesaan, petani kecil dan masyarakat miskin adalah pihak yang paling terkena dampak,” kata Nurjalilah.

Diungkapkan, sampah menjadi salah satu penyebab krisis yang menjadi masalah global dunia, khususnya di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Pengelolaan sampah yang belum ramah lingkungan menjadi masalah penting bagi manusia yang mendiami bumi,” tukasnya.

Lebih jauh disampaikan, tahun 2025 ini, Menteri Lingkungan Hidup menerbitkan Surat Keputusan kepada 343 kabupaten/kota, yang belum maksimal dalam pengelolaan sampah di TPA.

Baca juga: Deli Serdang TPAKD Terbaik Wilayah Sumatera

Kabupaten Tapanuli Tengah satu dari 343 Kabupaten kota se-Indonesia yang mendapatkan surat keputusan melalui SK Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 743 Tahun 2025, tentang penerapan sanksi administratif.

Sanksi tersebut berupa paksaan penghentian seluruh kegiatan tempat pemrosesan akhir sampah TPA Aek Nabobar, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapanuli Tengah di Kecamatan Pinangsori.

“Kita sedang berproses untuk perbaikan pengelolaan sampah, sembari mengajak seluruh stakeholder termasuk dinas, bagian, kantor, sekolah, pelaku usaha, dan juga masyarakat, untuk bergiat dan berkolaborasi dalam pengelolaan sampah,” ucapnya.

Nurjalilah mengajak untuk lebih serius dalam pengelolaan sampah di kantor masing-masing. Beban tugas tersebut adalah beban bersama. Bukan cuma beban Dinas Lingkungan Hidup sebagai Instansi yang secara langsung menangani pengelolaan sampah.

“Selamat mengikuti sosialisasi, mari wujudkan Kabupaten Tapanuli Tengah yang lebih ramah sampah dan ramah lingkungan,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapteng, Erniwati Batubara, dalam laporannya menyampaikan, sampah telah menjadi masalah besar yang seringkali sulit diatasi.

“Secara sadar atau tidak, setiap harinya kita memproduksi sampah. Walaupun kita tahu sampah sebetulnya bagian yang tidak kita perlukan, namun tiap hari volume dari sampah terus saja bertambah,” ujarnya.

Menurut Erni, masih sedikit masyarakat yang memiliki kesadaran untuk memilah sampah. Hampir 80 persen masyarakat tidak memilah sampah. Hal tersebut membuat pengelolaan sampah menjadi sulit.

“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Jadilah pelopor dan contoh di tengah-tengah masyarakat dalam pengelolaan sampah,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, pengelolaan sampah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, yaitu mengatur pengelolaan sampah secara komprehensif dari hulu ke hilir.

Mencakup pengurangan sampah melalui 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan penanganan sampah mulai dari pengumpulan, pengangkutan, pengelolaan hingga pemprosesan akhir.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design
Revitalisasi Jembatan Aek Subuluan Rampung, Dukung Akses dan Ekonomi Warga
Bupati Humbahas Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Integritas ASN
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN
Katim Data Satgas PRR Pimpin Rapat Monev PRR di Humbahas, Bupati Humbahas Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Pemkab Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui KMP
Pemkab Humbahas Menggelar Rapat Pembahasan Konflik Raja Bius Simanullang Matiti dan Pomparan Op. Patar Munte
Pemkab Tapteng Lakukan Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing Anak Penyintas Bencana
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 13:54 WIB

BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design

Sabtu, 19 September 2026 - 13:37 WIB

Revitalisasi Jembatan Aek Subuluan Rampung, Dukung Akses dan Ekonomi Warga

Kamis, 17 September 2026 - 20:19 WIB

Bupati Humbahas Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Integritas ASN

Kamis, 17 September 2026 - 20:11 WIB

Hari Kesadaran Nasional, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN

Kamis, 17 September 2026 - 20:06 WIB

Katim Data Satgas PRR Pimpin Rapat Monev PRR di Humbahas, Bupati Humbahas Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Pemerintahan

BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB