KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Hari Suci Saraswati merupakan Salah satu hari suci keagamaan Hindu yang diperingati setiap 210 Hari sekali tepatnya setiap hari Sabtu Umanis Wuku Watugunung. Hari Suci Saraswati dimaknai sebagai hari untuk memuliakan ilmu pengetahuan.
Menurut Mangku Nyoman Urip Pura Agung Tirta Bhuana Bekasi, saat di jumpai di kediaman nya, menjelaskan Hari Raya Saraswati dalam ajaran Hindu mengandung makna, turunnya ilmu pengetahuan sekaligus sebagai penghormatan terhadap Dewi Pengetahuan yaitu Dewi Saraswati, “tutur Nyoman Urip pada hari Senin 30/08/2021.
pada Saniscara Umanis Wuku Watugunung yang jatuh pada bulan Agustus 2021 bahwa Hari Saraswati menjadi hari penting bagi Umat Hindu khususnya bagi siswa sekolah dan penggelut dunia pendidikan, Kata Nyoman Urip.
Kata ucapan “Rahajeng Rahina Saraswati, sementara “Kata Rahajeng Rahina Saraswati adalah susunan kata penting bagi Umat Hindu, karena kata-kata tersebut mengandung rasa syukur atas turunnya ilmu pengetahuan.
Saraswati dalam etimologi Hindu memiliki dua suka kata suci yakni SARAS dan WATI.
SARAS berarti ucapan, perkataan, atau sesuatu yang mengalir, sedangkan WATI berarti seseorang yang mempunyai. Bila keduanya digabungkan saraswati bermakna seseorang atau pribadi yang berilmu pengetahuan.
Mangku Nyoman Urip berharap dengan di bukanya Sekolah Tatap muka Mereka sudah rindu ingin belajar kembali di sekolah untuk menuntut ilmu.
Manifestasi Dewi Saraswati yaitu ;
Dewi Saraswati sendiri adalah gambaran sebagai sosok wanita cantik. Dia termasuk salah satu dari tiga dewi utama dalam agama Hindu, dua yang lainnya adalah Dewi Sri (Laksmi) dan Dewi Uma (Durga). Saraswati merupakan sakti dari Dewa Brahma, Dewa Pencipta. Saraswati dikenal juga sebagai Dewi Sungai di samping Dewi Gangga, Yamina, dan Susoma. Dia adalah dewi yang menguasai ilmu pengetahuan dan seni. Para penganut ajaran Wedanta meyakini, dengan menguasai ilmu pengetahuan dan seni, manusia bisa memperoleh jalan untuk moksa, pembebasan dari kelahiran kembali, tuturnya.
(Wiro)








