Presiden Prabowo: Tidak Boleh Ada Mafia dalam Pemerintahan, Kunci Kemakmuran adalah Persatuan

- Redaktur

Kamis, 30 Oktober 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Sangkakala 7
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa integritas dan persatuan nasional merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaulat. Presiden menyoroti pentingnya menutup kebocoran kekayaan negara serta memberantas mafia di dalam sistem pemerintahan.

Kepala Negara menggambarkan negara sebagai sebuah tubuh yang hidup, di mana kekayaan dan sumber daya alam berperan sebagai darah yang menjaga keberlangsungan bangsa. Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat.

Kalau sumber daya kita bocor, darah kita hilang. Kalau hilangnya terus-menerus, tahun-tahun-tahun, bertahun-tahun, berdekade-dekade, sudah pasti tidak usah orang pinter, tidak usah S3, untuk di ujungnya kita akan gagal sebagai suatu bangsa,” tegas Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa salah satu prioritas awal pemerintahannya adalah mengidentifikasi dan mengamankan sumber kekayaan nasional agar tidak terus mengalir keluar negeri. Kepala Negara juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan semangat gotong royong dalam menegakkan hukum dan menyejahterakan rakyat.

“Kalau sistemnya salah, kita harus berani memperbaiki dan tidak boleh ada, pemerintah dalam pemerintah, tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan. Tidak boleh ada orang pinter yang berada di dalam pemerintahan merasa dia bisa mengakali. Mengakali pemimpin politik, mengakali rakyat, karena saya memperhatikan ada, ada mereka-mereka yang bercokol menggunakan sistem untuk, mencuri uang rakyat, uang negara. Ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menegaskan bahwa persatuan nasional adalah kunci kebangkitan Indonesia. “Sekarang Indonesia harus berani, punya cara kita sendiri. Kita demokrasi iya, berbeda partai boleh, bersaing, pilkada, pilpres bersaing tidak ada masalah. Sesudah bersaing ya jadi satu, kerja sama, Bahu-membahu,” tegas Presiden Prabowo.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Sumber Berita: Humas Setkab

Berita Terkait

Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi TSTH Aek Nauli, Disambut Bupati Humbahas dan Bupati Taput
Kementerian Pertanian Dukung Pengembangan 200 Hektare Kopi Robusta di Lima Kecamatan Humbahas
Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Kerja Luhut Binsar Pandjaitan di TSTH2 Pollung
DPN Tanam Pohon di Tapteng, Bupati Masinton Ajak Warga Rawat Lingkungan
Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan dan Hukum Brigjen TNI Andre Julian Kunjungan Kerja ke Desa Nagasaribu IV
Dari Hambalang, Presiden Prabowo Tegaskan: Perundingan Global Harus Menguntungkan Indonesia
Presiden RI Prabowo Didampingi Menteri ESDM dan Sekretaris Kabinet Bertolak ke Washington DC
Didampingi Gubsu dan Bupati Tapteng, Mendagri Tito Karnavian Tinjau PLTA Sipan Sihaporas
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan Kunjungi TSTH Aek Nauli, Disambut Bupati Humbahas dan Bupati Taput

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59 WIB

Kementerian Pertanian Dukung Pengembangan 200 Hektare Kopi Robusta di Lima Kecamatan Humbahas

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:10 WIB

Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Kerja Luhut Binsar Pandjaitan di TSTH2 Pollung

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:42 WIB

DPN Tanam Pohon di Tapteng, Bupati Masinton Ajak Warga Rawat Lingkungan

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:33 WIB

Staf Khusus Menteri Bidang Keamanan dan Hukum Brigjen TNI Andre Julian Kunjungan Kerja ke Desa Nagasaribu IV

Berita Terbaru