Kapolres dan Bupati Humbahas Tinjau Lokasi Longsor Area PLTA Pakkat

- Redaktur

Jumat, 5 Desember 2025 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Kapolres Humbang Hasundutan (Humbahas) AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K., bersama Bupati Humbahas Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH, meninjau lokasi longsor yang terjadi di area PLTA Pakkat milik PT Energi Sakti Sentosa, tepatnya di Dusun Nanggumba, Desa Purba Bersatu, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbahas, pada Kamis (04/12/2025).

Peninjauan dilakukan setelah pihak perusahaan melaporkan bahwa pada Rabu (03/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB telah terjadi longsor bebatuan dari dinding bukit di area PLTA. Longsor tercatat terjadi sebanyak ±10 kali, dengan titik longsoran berada di antara Bendungan PLTA dan Power House (PH).

Akibat kejadian tersebut, material longsoran menutupi aliran sungai yang keluar dari arah Bendungan, sehingga menahan debit air dan membentuk kanal atau danau kecil dengan kedalaman sekitar ±50 meter.

Sungai yang dialiri air dari Bendungan PLTA Pakkat tersebut berasal dari Desa Purba Bersatu, Kecamatan Pakkat, kemudian mengalir menuju Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah, meliputi aliran Sungai Hutan Bonan Dolok, Sijukkang, hingga Jembatan Husor.

Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K., mengatakan bahwa pihaknya bersama Bupati Humbahas turun langsung ke lokasi untuk melakukan survei dan memastikan kondisi terkini di lapangan.

“Kami melakukan pengecekan langsung untuk menentukan langkah-langkah penanganan serta mitigasi yang harus segera ditempuh demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Humbahas juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terkait situasi di area PLTA. Pemkab Tapteng diminta untuk memberikan imbauan kepada warga di Kecamatan Andam Dewi dan Kecamatan Barus agar tetap waspada serta mengungsi sementara ke rumah keluarga atau tempat aman yang jauh dari aliran sungai.

Kapolres Humbahas juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di sepanjang aliran sungai untuk sementara waktu.

“Material longsor yang menahan aliran sungai berpotensi jebol sewaktu-waktu. Jika itu terjadi, air akan meluap dengan cepat dan dapat menimbulkan bahaya bagi masyarakat yang beraktivitas di sepanjang bantaran sungai. Kami minta masyarakat untuk menjauhi area sungai sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Bencana
Percepatan Penanganan Banjir, Pemkab Tapteng Usulkan Pengerjaan Sabo Dam Dikebut
Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026
Razia Besar-besaran di Bogor! Pengendara Nekat Tanpa Surat Tak Bisa Lolos dari Polisi
Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta
Pertama Kali, Pemkab Humbang Hasundutan Berikan Penghargaan kepada Satresnarkoba Polres Humbahas pada HUT ke-23
Pemkab Bekasi Membuka Pendaftaran 100 Paket Beasiswa bagi Pemuda Berprestasi
Bupati Humbahas Didampingi Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian, RE Nainggolan dan Manaek Hutasoit Terima Kue HUT ke-23
Berita ini 43 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Tapteng Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Bencana

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:37 WIB

Percepatan Penanganan Banjir, Pemkab Tapteng Usulkan Pengerjaan Sabo Dam Dikebut

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:33 WIB

Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:30 WIB

Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:26 WIB

Pertama Kali, Pemkab Humbang Hasundutan Berikan Penghargaan kepada Satresnarkoba Polres Humbahas pada HUT ke-23

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:33 WIB