Kayu Luruhan Banjir Akan Dimanfaatkan Untuk Kepentingan Korban Bencana

- Redaktur

Senin, 8 Desember 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu memeriksa kayu luruhan banjir bandang yang meluluhlantakkan pemukiman warga, Minggu (7/12/2025). (Sangkakala 7/ist)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, menyampaikan pernyataan tegas agar masyarakat tidak mengolah secara pribadi luruhan kayu banjir bandang dan longsor.

Masinton menegaskan, kayu-kayu yang kini menumpuk di sejumlah titik seperti Badiri dan Tukka, merupakan aset bersama yang akan dimanfaatkan untuk membantu warga terdampak bencana.

Seluruh material kayu yang terbawa arus banjir akan diolah Pemkab Tapteng untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kayu yang ada di Badiri kita olah untuk dibagikan kepada masyarakat. Begitu juga yang ada di Tukka. Pokoknya semua luruhan kayu akan kita kelola,” ujar Masinton, Minggu (7/12/2025).

Masinton juga meminta agar warga tidak melakukan pengolahan secara perorangan, apalagi untuk dijual kembali. Karena hal itu akan merugikan korban dan dapat memicu ketidakadilan di tengah situasi darurat.

“Jangan lagi ada yang mengolah secara perorangan, apalagi diolah untuk dijual. Banyak masyarakat kita yang butuh. Jangan hanya untuk kepentingan dan keuntungan pribadi,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, pengolahan kayu secara terpusat akan memastikan distribusi yang lebih adil dan tepat sasaran. Pemerintah daerah berkomitmen mengolah setiap kayu yang tersedia agar dapat menjadi bahan bangunan, atau kebutuhan lain bagi warga yang kehilangan rumah dan harta benda.

Imbauan ini sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya solidaritas, kebersamaan, dan transparansi, dalam penanganan pasca bencana.

Di tengah duka dan kerusakan yang masih luas, Bupati mengajak warga untuk mengutamakan nilai gotong royong.

Dengan pengelolaan terpadu, pemerintah berharap bantuan material dapat tersalurkan secara merata, dan mempercepat pemulihan warga yang kini masih berjuang memulai kembali kehidupan pasca bencana.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Bencana
Percepatan Penanganan Banjir, Pemkab Tapteng Usulkan Pengerjaan Sabo Dam Dikebut
Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026
Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta
Pertama Kali, Pemkab Humbang Hasundutan Berikan Penghargaan kepada Satresnarkoba Polres Humbahas pada HUT ke-23
Pemkab Bekasi Membuka Pendaftaran 100 Paket Beasiswa bagi Pemuda Berprestasi
Bupati Humbahas Didampingi Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian, RE Nainggolan dan Manaek Hutasoit Terima Kue HUT ke-23
Pemkab Tapteng Salurkan Bantuan untuk Warga Penyandang Disabilitas
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Tapteng Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Bencana

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:37 WIB

Percepatan Penanganan Banjir, Pemkab Tapteng Usulkan Pengerjaan Sabo Dam Dikebut

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:33 WIB

Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:30 WIB

Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:26 WIB

Pertama Kali, Pemkab Humbang Hasundutan Berikan Penghargaan kepada Satresnarkoba Polres Humbahas pada HUT ke-23

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Tapteng Gelar Diklat Calon Paskibraka 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 18:33 WIB