Foto : Pemkab Tapteng mengerahkan alat berat untuk pemulihan bencana banjir di Kecamatan Barus. (Sangkakala 7/ist)
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Penanganan pemulihan pascabencana banjir di Kecamatan Barus melalui berbagai kegiatan terus dipacu. Saat ini progres pengerjaannya sudah terlaksana 90 persen.
“Barus bangkit lebih cepat,” ujar Plt Camat Barus, Sanggam Panggabean, pada Selasa (30/12/2025).
Sanggam menjelaskan, bersama Tim Tanggap Darurat Kecamatan Barus, pihaknya telah melakukan langkah-langkah konkrit percepatan pemulihan sosial ekonomi, sekaligus mencegah terjadinya banjir susulan.
Beberapa langkah kongkrit yang telah dilakukan yakni, pembukaan jalan di 3 desa terisolir, Desa Bunga Tanjung, Ujung Batu, dan Kinali. Ketiga desa tersebut saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.
Selain itu, untuk mencegah banjir, dilakukan penimbunan tanggul yang jebol di wilayah Bunga Tanjung, Ujung Batu, Lingkungan 2 Pasar Baru, dan Kelurahan Padang Masiang.
“Juga kita lakukan penimbunan jalan simpang tiga yang putus sepanjang 30 meter. Sudah selesai dikerjakan,” kata Sanggam.
Penimbunan jalan yang terputus menuju TPI juga dilakukan Tim Tanggap Darurat Kecamatan Barus. Jalan tersebut sudah bisa dilalui kenderaan roda dua dan roda empat.
Terkait penyaluran bantuan, Sanggam menegaskan jika pihaknya bergerak cepat untuk pendistribusiannya. Bantuan yang datang, langsung disalurkan sampai ke desa, tanpa harus diistirahatkan di kantor kecamatan.
“Begitu juga bantuan dari BPBD Provinsi Sumatera Utara, langsung kita bagikan door to door masyarakat,” ungkapnya.
Sanggam memastikan, seluruh bantuan baik dari Kementerian, Pemprovsu, dan Pemkab Tapteng, langsung disalurkan ke desa, tanpa satupun tinggal di Kantor Kecamatan Barus.
“Kami hadir untuk masyarakat Kecamatan Barus,” pungkasnya.
Penulis : Dzulfadli Tambunan







