KABUPATEN TOBA || Sangkakala 7
Cahaya obor menyala di sepanjang rute dari Kantor Bupati Toba menuju Kompleks Tugu D.I. Panjaitan, Balige, Senin (29/12/2025). Pawai tersebut menjadi rangkaian awal seremoni penutupan Christmas Season 2025 di Kabupaten Toba.
Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan doa lintas agama sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana alam di Propinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Perwakilan pemuka agama Kristen, Katolik, dan Islam secara bergantian memanjatkan doa, memohon agar Tuhan Yang Maha Kuasa memulihkan daerah terdampak serta memberi kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit dan menata kembali kehidupannya.
Pawai obor sebelumnya berlangsung meriah dengan keterlibatan anak-anak dan remaja yang mengenakan kostum tokoh-tokoh Alkitab pada masa kelahiran Yesus Kristus. Arak-arakan kendaraan yang dihiasi pernak-pernik Natal turut memeriahkan suasana. Antusiasme warga tampak di sepanjang jalur pawai, menyambut rombongan yang melintas di pusat Kota Balige.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, dalam pesannya berharap agar doa-doa yang dipanjatkan melalui para tokoh agama dapat dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Pengasih. Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan Christmas Season bertujuan menghadirkan suasana Natal yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Toba.
Menurutnya, sebagai pelaksanaan perdana, kegiatan ini masih memiliki sejumlah kekurangan yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan. Ia juga menyampaikan terima kasih serta meminta pengertian masyarakat, khususnya warga Balige, yang terdampak selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Seremoni penutupan Christmas Season 2025 ini turut dihadiri Kapolres Toba AKBP Vinsensius J. Parapaga beserta istri, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, Pj. Sekda Paber Napitupulu beserta istri, serta perwakilan unsur Forkopimda Kabupaten Toba.
Penulis : Ramli Hutapea
Editor : Priyatna








