Program Keluarga Berencana (KB) Mampu Meningkatkan Kualitas Penduduk

- Redaktur

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra H. Irpan Haeroni, SM.

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
H. Irpan Haeroni, SM, Anggota Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar Dapil IX Kabupaten Bekasi mengatakan, Keluarga Berencana (KB) adalah program skala nasional untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan penduduk. Jum’at, 09/01/2026.

Program keluarga berencana adalah pemakaian alat kontrasepsi untuk mencegah serta mencegah kehamilan. Berikut jenis alat kontrasepsi yang paling sering digunakan, yaitu: Kondom, Pil KB, IUD, KB implan atau susuk,
Vasektomi dan Tubektomi (KB permanen).

Kehamilan yang tidak direncanakan dapat memperbesar peluang risiko komplikasi, termasuk kematian ibu. Komplikasi kehamilan dan persalinan sebagian besar dibawakan oleh kelompok perempuan yang menikah di usia terlalu dini.

“Dengan mengikuti program keluarga berencana dapat mencegah kematian ibu akibat komplikasi kehamilan dan persalinan.”

Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, H. Irpan Haeroni.SM menyampaikan, program Keluarga Berencana (KB) tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan ibu dan anak atau menekan pertambahan jumlah penduduk. Program KB diharapkan mampu meningkatkan kualitas penduduk lewat penyiapan keluarga yang sehat dan sejahtera.

Pemenuhan gizi makanan anak yang terpenuhi, apabila pemenuhan gizi yang baik maka tumbuh kembang otak anak sejak dari konsepsi sampai anak umur dua tahun menjadi baik.

Program ini berfokus pada dua aspek penting, yaitu keluarga berencana dan kesehatan, yang merupakan pilar utama dalam pembangunan SDM berkualitas.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:26 WIB

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:49 WIB