Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Dapat Terjadi di Seluruh Lapisan Masyarakat

- Redaktur

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen:
H.Irpan Haeroni.SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat

Kabupaten Bekasi|| Sangkakala 7
Kasus kekerasan masih menjadi permasalahan serius di tengah masyarakat terlebih dialami oleh anak. Kekerasan pada anak merupakan tindakan kekerasan yang menyebabkan penderitaan bagi anak, baik dalam segi fisik, maupun dalam segi psikis. Kekerasan dapat berupa kekerasan secara fisik, seksual, psikolohis, bahkan ekonomi.

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat dari Fraksi Gerindra H. Irpan Haeroni.SM saat ditemui di kediamannya mengatakan, salah satu kasus yang dominan dan banyak dijumpai yaitu kekerasan terhadap anak, yang membuat orang tua lebih waspada dan melakukan pengawasan lebih terhadap anaknya. Anak adalah generasi penerus bangsa, harus mendapatkan kasih sayang, bimbingan serta pendidikan yang penuh cinta kasih dari orang tua. Sabtu, 07/02/2025.

“Anak merupakan tumpuan harapan serta penerus cita-cita orang tua sekaligus generasi bangsa masih banyak mendapatkan perlakuan dan pendidikan yang salah,” kata Irpan.

Politisi dari Partai Gerindra Irpan Haeroni menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Anak Nomor 6 tahun 2021 yang mengatur cara memperlakukan anak di lingkungan keluarga, masyarakat, dan sekolah,” jelasnya.

Banyak faktor yang mengakibatkan kekerasan itu muncul, pengaruh negatif internet, kurang harmonisnya dalam keluarga yang berdampak pada anak-anak menjadi korban, anak-anak butuh perlindungan, rasa aman dari berbagai bentuk kekerasan.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Irpan Haeroni. SM menyampaikan, kekerasan terhadap anak perempuan yang paling marak terjadi berbasis gender online (KGBO). Hal ini merupakan kasus kekerasan yang terjadi di ranah digital yang menargetkan seseorang berdasarkan gender dan seksualitasnya, seperti pelecehan, intimidasi, hingga cyber bullying, yang berujung pada gangguan psikologis korban.

Irpan Haeroni mengimbau masyarakat untuk tak ragu melaporkan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada pihak berwenang dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Untuk Menjaga Persatuan Serta Keutuhan NKRI
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru