Pencegahan Menjadi Garda Terdepan dalam Perlindungan Anak

- Redaktur

Senin, 16 Februari 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen:
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Irpan Haeroni. SM

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat H. Irpan Haeroni.SM, mendorong penguatan pengawasan pelaksanaan Perda No. 3 Tahun 2021 (Perlindungan Anak) dan Perda No. 2 Tahun 2023 (Perlindungan Perempuan).

Ia menekankan, fokus utama adalah menekan angka kekerasan, eksploitasi anak, dan pernikahan dini, serta stunting melalui pola asuh keluarga, perlindungan hukum korban, dan pencegahan berbasis komunitas.

Terjadinya kekerasan terhadap anak sering dipicu oleh faktor ekonomi, pola asuh yang salah, serta dampak negatif gadget.

Untuk memperkuat dasar hukum perlindungan anak dan perempuan dari kekerasan, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM, menyampaikan, untuk mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan, diperlukan keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan komunitas dalam mendukung pelaksanaan Perda No. 2 Tahun 2023 (Perlindungan Perempuan) dan Perda No. 3 Tahun 2021 tentang Perlindungan Anak di Jawa Barat, ujar Irpan di Perumahan Bhagasasih, Sukamanah Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi. Pada Senin, 16 Februari 2026.

Penyelenggaraan Perlindungan Anak untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi, terutama yang berasal dari keluarga tidak utuh.

Perda ini didukung oleh Peraturan Gubernur Jawa Barat, Nomor 23 Tahun 2023 tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Penyelenggaraan Perlindungan Anak Tahun 2022-2024.

Lebih dalam Irpan menjelaskan, perda ini tidak hanya penanganan kasus, tetapi juga pencegahan dan edukasi masyarakat.

Perda ini memperkuat kesadaran di tingkat keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Pencegahan harus menjadi garda terdepan dalam perlindungan perempuan dan anak.

Irpan Haeroni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam proses pembentukan maupun pengawasan perda agar implementasinya benar-benar berpihak pada publik.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Untuk Menjaga Persatuan Serta Keutuhan NKRI
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru