Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Genap satu tahun kepemimpinan Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Oloan Paniaran Nababan bersama Wakil Bupati Junita Rebeka Marbun, sejak dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.
Hal tersebut disampaikan Rukmunal Hakim Siregar, SH, Kasi Statistik dan Persandian Dinas Kominfo Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (20/02/2026).
Tahun pertama kepemimpinan menjadi fase strategis dalam meletakkan fondasi pembangunan daerah, sekaligus menjawab berbagai tantangan dan harapan masyarakat Humbang Hasundutan di berbagai sektor.
Visi dan Misi Pembangunan
Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan menetapkan visi pembangunan “Membangun Masyarakat Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban”, yang dijabarkan dalam empat misi utama:
– Meningkatkan pembangunan manusia yang produktif dan berkualitas.
– Meningkatkan perekonomian berbasis sumber daya lokal.
– Meningkatkan pembangunan infrastruktur berasaskan keadilan dan kelestarian lingkungan.
– Mewujudkan tata pemerintahan daerah yang bersih dan akuntabel.
Infrastruktur dan Konektivitas
sepanjang tahun pertama.
Pemerintah daerah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penanganan dampak bencana alam, peningkatan infrastruktur dasar, hingga penguatan ekonomi masyarakat desa.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, Forkopimda, serta partisipasi aktif masyarakat, sejumlah program strategis mulai menunjukkan hasil nyata.
Pembangunan dan perbaikan jalan menjadi prioritas utama guna membuka akses antar desa, kecamatan, hingga daerah perbatasan, khususnya dengan Kabupaten Pakpak Bharat.
Pada 21 November 2025, Bupati meninjau ruas jalan di Dusun Batu Gajah, Desa Sionom Hudon Julu, Kecamatan Parlilitan, yang berbatasan langsung dengan Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kabupaten Pakpak Bharat.
Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, terkait rencana pembangunan jalan provinsi tahun 2026.
Pembangunan jalan ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Jika terealisasi, harapan masyarakat yang telah lama dinantikan akan menjadi kenyataan.
Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi Kerakyatan
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan guna menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Penguatan ekonomi kerakyatan menjadi fokus melalui sektor pertanian, UMKM, serta percepatan pembentukan KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) sebagai pilar kesejahteraan masyarakat. Program MBG (Makan Bergizi Gratis) turut menjadi prioritas pembangunan daerah yang terus digenjot agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
Kepemimpinan Lapangan
Bupati Humbang Hasundutan yang merupakan purnawirawan TNI menunjukkan komitmen kuat dengan hadir langsung di tengah masyarakat tanpa mengenal medan dan cuaca. Dari gerimis, terik matahari, hingga hujan deras, Bupati bergerak cepat memastikan pelayanan dan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Salah satu kunjungan penting dilakukan ke Dusun Bungus, Desa Sionom Hudon VII, Kecamatan Parlilitan, pada 19–20 Juli 2025. Perjalanan menuju wilayah terpencil tersebut menempuh jarak sekitar 18 kilometer dengan waktu hampir enam jam, melalui medan berat berupa jalan tanah, bebatuan, licin, dan terjal.
Meski penuh tantangan, kehadiran Bupati disambut hangat masyarakat dan menjadi momentum mempererat hubungan pemerintah dengan warga di pelosok, sekaligus meninjau kondisi infrastruktur dan potensi wilayah.
Harapan Tahun Kedua
Melalui sinergi yang kuat, pembangunan di Humbang Hasundutan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata. Komunikasi intensif dengan berbagai pihak memastikan setiap program selaras dengan kebijakan pemerintah di atasnya, sementara koordinasi antara pemerintah desa dan perangkat daerah mempercepat realisasi prioritas pembangunan.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, harapan masyarakat semakin besar terhadap percepatan pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan ketahanan ekonomi daerah. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Tahun pertama menjadi fase penataan dan penguatan program, sementara tahun kedua diharapkan menjadi fase realisasi yang semakin dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Humbang Hasundutan.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








