Penanganan Kesehatan Pascabencana Tapteng Berjalan Optimal

- Redaktur

Senin, 23 Februari 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Dinas Kesehatan Tapteng berikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana. (Sangkakala 7/ist)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Penanganan sektor kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menunjukkan perkembangan positif. Berbagai langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah telah dijalankan secara terpadu, oleh Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah.

Plt.Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan menyampaikan, sesuai instruksi bupati dan wakil bupati, pihaknya mempercepat berbagai program pelayanan kesehatan, guna memastikan kebutuhan medis warga tetap terpenuhi.

“Sejak hari pertama pascabencana, pelayanan kesehatan 24 jam telah dibuka di seluruh Puskesmas dan Posko Pengungsian. Tenaga kesehatan disiagakan secara bergiliran untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan,” kata Lisnawati, Senin(23/2/2026), di Pandan.

Ia menegaskan, hingga saat ini pelayanan kesehatan berjalan optimal dan aktif setiap hari di seluruh lokasi pengungsian. Selain layanan medis, perhatian juga diberikan pada aspek psikososial.

Tim kesehatan secara rutin melakukan pemantauan kondisi mental masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Edukasi kesehatan dan dukungan psikologis terus dilakukan, serta akan diperluas melalui penyusunan jadwal lanjutan, agar menjangkau lebih banyak warga terdampak.

“Untuk menjaga kesehatan bayi dan balita, imunisasi telah dilaksanakan di sejumlah titik pengungsian. Vaksin yang sebelumnya disimpan di Balai Besar Karantina Kesehatan Sibolga, kini telah didistribusikan. Pelayanan imunisasi dilakukan melalui Posyandu dan Posko Kesehatan di wilayah terdampak,” sebutnya.

Masih kata Lisnawati, upaya pencegahan penyakit menular juga digencarkan. Fogging pencegahan demam berdarah dilaksanakan di kawasan pengungsian, seperti GOR Pandan dan permukiman sekitar. Selain itu, vaksinasi rabies diberikan sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit dari hewan.

Dalam rangka deteksi dini, Plt Kadis Kesehatan Tapteng mengatakan, surveilans kesehatan aktif dilakukan di seluruh Puskesmas. Verifikasi sinyal penyakit yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) terus dipantau, termasuk pengiriman spesimen suspek campak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Program gizi dan kesehatan anak turut diperkuat melalui layanan Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA). Pelatihan tenaga kesehatan bersama relawan dari Wahana Visi Indonesia telah dilaksanakan di UPTD Puskesmas Kolang, guna meningkatkan kualitas layanan bagi bayi dan anak di Pengungsian,” timpalnya.

Sementara itu, pelayanan bagi pasien penyakit kronis tetap berjalan melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Pendataan pasien, monitoring pengobatan, serta distribusi obat dilakukan secara rutin dengan prioritas kelompok berisiko tinggi.

Di sektor infrastruktur, rehabilitasi fasilitas kesehatan (faskes) mulai dipersiapkan. Koordinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, untuk pembangunan kembali Puskesmas di Manduamas, Barus, dan Sorkam, sesuai standar Kementerian Kesehatan.

Pengawasan kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian. Pemeriksaan kualitas air bersih di Kecamatan Badiri telah dilakukan guna memastikan ketersediaan air yang aman bagi masyarakat. Monitoring ini melibatkan relawan kemanusiaan untuk menjaga sanitasi dan mencegah penyakit berbasis lingkungan.

Lisnawati menegaskan, progres penanganan kesehatan pascabencana menunjukkan hasil positif. Pelayanan kesehatan berjalan, program promotif dan preventif terus diperkuat, serta koordinasi lintas sektor semakin solid.

“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat layanan di Pos Pengungsian, meningkatkan surveilans penyakit, mempercepat rehabilitasi fasilitas kesehatan, memperluas dukungan psikososial, serta memastikan kualitas lingkungan tetap terjaga,” imbuhnya.

“Kita berharap, berbagai upaya tersebut mampu mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat, serta mengembalikan kehidupan warga terdampak ke kondisi yang lebih baik,” tandasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana
Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati
Bupati Humbahas Bahas Hibah Aset Tanah dan Relokasi Kantor KPU
Bupati Humbahas Dorong APBD 2027 Tepat Sasaran, Rancangan Anggaran Rp855,54 Miliar
Optimalkan PAD, BPKPAD Tapteng dan Bapendasu Gelar Operasi Gabungan Sadar Pajak
Berita ini 70 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:29 WIB

468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Bupati Humbahas Bahas Hibah Aset Tanah dan Relokasi Kantor KPU

Berita Terbaru

Parlemen

ENAM FRAKSI DPRD HUMBAHAS SOROTI RAPBD TAHUN 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:50 WIB

Pemerintahan

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:38 WIB