* PEMBUNUH BAYARAN YANG KEMBALI HIDUP SETELAH SEMPAT MATI *

- Redaktur

Minggu, 12 September 2021 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
Leonardo Ferdinand yang biasa disapa Leon, adalah seorang pria yang sudah bergabung dalam satu komunitas pembunuh bayaran.

Sebagai anggota, Leon dilatih untuk membunuh orang yang diminta klien dengan cara yang begitu sadis dan bengis. Biasanya Leon hanya butuh dua menit untuk membunuh satu orang. Dan dia menggelutinya selama belasan tahun.

“Yang saya dapatkan dari organisasi itu adalah sense of belonging. Rasa memiliki dan rasa dimiliki dan hal itu saya gak dapat di keluarga, saya gak dapat di gereja,”terang Leon.

Untuk mempertahankan diri, komunitas mereka punya prinsip bahwa jika tak ingin dibunuh maka mereka harus membunuh.

” Tinggalkan Dunia Kejahatan dan Masuk Komunitas Gereja ”

Kejahatan yang dia lakukan membuat hati Leon gusar. Beberapa kali dia berpikir untuk meninggalkan profesi itu. Sampai satu kesempatan datang menghampirinya.

“Sebenarnya saya udah beberapa kali mau coba untuk berhenti. Rasa jenuh, kejahatan demi kejahatan. Sampai kepada satu titik muak dengan keadaan ini sebetulnya. Karena saya percaya pada dasarnya gak ada orang yang jahat, ”ucapnya.

Leon pun mencoba untuk meninggalkan dunia kejahatannya.
Dia lalu bergabung dalam satu komunitas gereja. Melalui satu figur yang dia kagumi, dia sempat menjadi baik. Perubahan yang dia alami bahkan tampak begitu nyata.

Sayangnya, Leon menjadi kecewa setelah menyaksikan sendiri figure pemimpin rohani yang dia kagumi itu justru gemar dengan dunia malam.

“Dia mengajak saya ke sebuah diskotik. Di situ saya melihat dengan mata kepala sendiri ada perempuan, ada alkohol di situ. Yang seharusnya kan hamba Tuhan tidak melakukan hal itu, ” ungkap Leon.

Setelah menyaksikan hal itu, Leon berpikir bahwa dirinya tak ingin jadi orang percaya yang munafik. Daripada harus bersembunyi dibalik kedok jabatan, Leon berpikir lebih baik menjadi seseorang yang nyata. Seperti dirinya sebelumnya jadi pembunuh bayaran.

* Perjalanan Kembali ke Dunia Kejahatan *

Leon pun kembali menggeluti dunia kejahatannya. Namun tak lama setelah itu, dia harus terjebak dengan keputusannya sendiri.

Dia harus menerima balasan dari seorang junior yang sebelumnya dia biarkan hidup. Di suatu malam, Leon dihadang dan dihajar. Dia ditusuk berkali-kali sampai hampir meninggal.

Tapi malam itu, Leon benar-benar sadar bahwa dirinya merasakan ada sosok tangan yang menuntunnya. Bahkan setelah berhasil memberhentikan sebuah taksi, sebuah suara memaksanya untuk pergi ke rumah sakit.

“Saya ngerasa itu ada satu tangan yang gak terlihat yang pegang tangan saya, nuntun saya jalan.
Saya gak tahu itu tangannya siapa. Saya berjalan beberapa ratus meter, sampai akhirnya saya memberhentikan taksi, ” jelas Leon.

Malam itu, Leon pun tiba di rumah sakit dengan kondisi yang sangat kritis. Beberapa organ tubuhnya hancur akibat tusukan pisau. Dalam kondisi itu, Leon tahu persis kalau nyawanya gak akan tertolong. Tapi dia memilih untuk bernegosiasi dengan Tuhan.

“Saya tahu, saya akan lewat ajal saya. Saya buat bargain deal dengan Tuhan. Kalau Tuhan kasih saya satu kesempatan lagi, akan kasih hidup saya untuk Tuhan sepenuhnya. Setelah itu napas saya putus, ”jelasnya.

Dalam kondisi sudah mati, Leon mengalami satu perjalanan di alam roh. Dia mengaku berada di suatu tempat dan bertemu dengan banyak orang yang duduk terantai.
Sementara di sekelilingnya dipenuhi dengan pohon yang disematkan sebuah nama. Dia pun menemukan namanya tertulis di salah satu pohon di sana.

“Tiba-tiba saya melihat satu pohon. Ada nama saya di situ. Leon. Sesudah itu saya sadar. Entah kenapa tiba-tiba itu saya langsung ingat sebuah ayat.
Saya percaya itu Roh Kudus yang langsung taro ayatnya :

* Kapak sudah tersedia bagi pohon yang tidak berbuah * (Matius 3: 10).”

Setelah pulih total, Leon pun kembali mendalami firman Tuhan. Lewat perjalanan hidupnya yang paling kelam, Leon menyadari bahwa Tuhan selalu ada bersamanya.

“Saya mengalami kematian. Tuhan kasih nyawa lagi. Tapi bukan hal itu yang membuat saya terenyuh.

Yang membuat saya terenyuh tuh ketika saya ninggalin Tuhan, Dia gak pernah tinggalin saya. Dia terus gendong saya, itu yang membuat saya sampai sekarang, Wow, luar biasa banget itu kasih Tuhan, ”tandasnya.

Sejak mengalami sendiri kasih Tuhan, Leonardo Ferdinand akhirnya memenuhi janjinya kepada Tuhan. Sampai saat ini, dia dengan setia menyerahkan seluruh hidupnya untuk melayani orang-orang yang belum percaya dari satu penjara ke penjara lainnya. Kesaksiannya membuktikan bahwa seorang pembunuh sekalipun dikasihi oleh Tuhan. (Calves.C)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru