Adikarya Parlemen:
H. Irpan Haeroni. SM Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.
Kabupaten Bekasi, Jabar || Sangkakala 7
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, generasi muda harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi yang diterima. Pemuda harus mampu membedakan hal-hal yang positif dan negatif, agar tidak mempengaruhi hal-hal yang dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan pemuda Indonesia.
Generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital.
Harapan ini disampaikan anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Irpan Haeroni di rumah kediamannya pada Sabtu, 19/09/2026.
Ia menambahkan, pemuda mempunyai peran strategis dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa sehingga tetap kokoh dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
“Diharapkan pemuda-pemudi di Provinsi Jawa Barat bisa ikut tampil menjaga Pancasila, sehingga menjadi ideologi bersama yang tidak tergoyahkan oleh berbagai pengaruh yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa,” harap Irpan.
Perkembangan teknologi yang pesat membawa dampak besar terhadap kehidupan manusia, termasuk generasi muda yang tumbuh dalam era transformasi digital.
“Sebagai generasi muda harus bisa memilah mana yang positif dan mana yang kurang baik. Jangan sampai terpengaruh oleh hal-hal yang dapat membawa kehidupan ke arah yang tidak baik,”tuturnya.
H. Irpan Haeroni. SM Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan, generasi muda sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital, serta dapat memperkuat komitmen dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Generasi muda berfungsi sebagai benteng ideologi Pancasila serta pelestari budaya lokal melalui pemanfaatan media sosial secara positif, tegasnya.
Penulis : R-001
Editor : Priyatna










