Pemkab Bekasi Usulkan Pembangunan Flyover Telaga Asih dan Underpass Lemahabang ke Pemerintah Pusat

- Redaktur

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bekasi, Jabar
Pemerintah Kabupaten Bekasi mengusulkan pembangunan dua perlintasan berupa flyover Telaga Asih dan underpass Lemahabang kepada pemerintah pusat guna mengatasi kemacetan serta meningkatkan keselamatan di jalur perlintasan kereta api.

Pembangunan flyover dan underpass di Kabupaten Bekasi membutuhkan anggaran sekitar Rp184 miliar, usulan ini mencuat setelah insiden maut antara KRL Commuter Line Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, pekan lalu.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan, kondisi sejumlah perlintasan kereta sebidang di Kabupaten Bekasi sudah lama menjadi keluhan masyarakat, terutama saat jam sibuk ketika antrean kendaraan mengular hingga menyebabkan kemacetan panjang.
“Dengan kondisi beberapa titik di Kabupaten Bekasi yang masih terdapat perlintasan kereta sebidang, ini sudah sejak lama dikeluhkan masyarakat, terutama di jam-jam sibuk seperti di perlintasan kereta Lemahabang.

Makanya kami menyampaikan permohonan kepada pemerintah pusat untuk dapat membantu pemerintah daerah membangun fly over atau underpass,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, peningkatan frekuensi perjalanan kereta api di lintas Manggarai-Cikarang juga membuat kebutuhan pembangunan perlintasan tidak sebidang menjadi semakin mendesak.
“Frekuensi perjalanan kereta api sekarang semakin meningkat seiring operasional KRL dan pengembangan jalur kereta. Kondisi ini tentu harus diimbangi dengan penanganan perlintasan agar keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga,” jelasnya.

Pemkab Bekasi sendiri mengusulkan pembangunan fly over pada JPL 104 ruas Jalan Telaga Asih-Wanasari di antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Metland Telaga Murni serta underpass di Jalan KH Ma’mun Nawawi pada lintas Stasiun Cikarang-Stasiun Lemahabang.
“Sebagai bentuk keseriusan, kami juga sudah menyiapkan dukungan teknis seperti Detail Engineering Design (DED) dan dokumen pendukung lainnya agar proses pembangunan bisa segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono mengatakan dua titik tersebut menjadi prioritas karena tingkat kepadatan kendaraan yang sangat tinggi setiap harinya.
“Kemarin kami sudah sampaikan kepada Bappenas bagaimana kondisi di Kabupaten Bekasi. Tingkat kemacetan di dua titik tersebut memang luar biasa,” kata Agus, pada Kamis (7/5/2026).

Menurut Agus, usulan pembangunan Flyover dan Underpass itu juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk membenahi perlintasan sebidang di berbagai daerah.
“Maka dua itu yang kami usulkan, sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi perlintasan di seluruh wilayah,” katanya.

Agus menegaskan seluruh dokumen teknis kedua proyek telah dipersiapkan, termasuk Detail Engineering Design (DED) dan estimasi kebutuhan anggaran pembangunan.
“DED sudah ada, tetapi nanti kemudian dihitung ulang oleh Bappenas kebutuhannya seperti apa,” ucapnya.

Berdasarkan perhitungan sementara, pembangunan Underpass Lemahabang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp99 miliar, sedangkan Flyover Telaga Asih sekitar Rp85 miliar.

Agus menambahkan, rencana pembangunan underpass Lemahabang sebenarnya telah dipersiapkan sejak beberapa tahun lalu. Bahkan Pemerintah Kabupaten Bekasi telah melakukan pembebasan lahan di sekitar lokasi proyek guna mendukung percepatan pembangunan.
“Perlintasan Lemahabang ini memang menjadi salah satu titik krusial karena menjadi penghubung jalan provinsi dan jalan nasional sehingga kepadatan kendaraan sangat tinggi, terutama saat kereta melintas,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Evaluasi Posyandu 6 SPM di Humbahas, Pemkab Perkuat Layanan melalui SIAPP
Gandeng Pemkab Tapteng, Kemenkop UMKM Luncurkan Landing Page UMKM “Sumatera Bangkit Bersama”
Dinas PPPA Tapteng Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP
Camat Sindue Tobata Menerima Kedatangan Mahasiswa KKN Angkatan XXIII Unisa Palu
Bupati Tapteng Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS
Pembangunan Sektor Infrastruktur Tahun 2027, Pemkab Bekasi Siapkan Anggaran Rp1,4 Triliun
BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design
Revitalisasi Jembatan Aek Subuluan Rampung, Dukung Akses dan Ekonomi Warga
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:06 WIB

Evaluasi Posyandu 6 SPM di Humbahas, Pemkab Perkuat Layanan melalui SIAPP

Rabu, 23 September 2026 - 21:57 WIB

Gandeng Pemkab Tapteng, Kemenkop UMKM Luncurkan Landing Page UMKM “Sumatera Bangkit Bersama”

Rabu, 23 September 2026 - 14:42 WIB

Dinas PPPA Tapteng Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Selasa, 22 September 2026 - 19:13 WIB

Camat Sindue Tobata Menerima Kedatangan Mahasiswa KKN Angkatan XXIII Unisa Palu

Selasa, 22 September 2026 - 19:07 WIB

Bupati Tapteng Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS

Berita Terbaru

Pemerintahan

Dinas PPPA Tapteng Gelar Sosialisasi Draf SK Subklaster PP KBG PP

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:42 WIB

Pemerintahan

Bupati Tapteng Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:07 WIB