Sangkakala 7 || Kabupaten Toba, Sumut
Program Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang dijalankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Toba berhasil melayani ratusan warga di Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Senin (25/5/2026).
Selama satu hari penuh, petugas Disdukcapil Kabupaten Toba yang hadir di Kantor Desa Meranti Timur nyaris tidak memiliki waktu istirahat karena ramainya warga yang datang mengurus administrasi kependudukan.
“Mangido tolong majo Inang, molo nga sae mangan pintor karejoi hamu majo muse (Minta tolong Ibu, kalau sudah selesai makan siang langsung kerjakanlah dulu lagi),” ujar salah seorang warga kepada petugas Disdukcapil usai makan siang.
Meski tampak lelah dan gerah karena berada di dataran rendah dengan cuaca panas, petugas Disdukcapil tetap melayani masyarakat hingga seluruh pengurusan administrasi selesai. Kepadatan warga semakin meningkat saat petugas dari Puskesmas Pintu Pohan Meranti menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, ditambah sosialisasi dari BPJS Ketenagakerjaan.
Menjelang sore hari, pelayanan sempat terkendala akibat listrik padam. Namun pihak desa segera menyediakan genset sehingga pelayanan dapat dilanjutkan hingga melewati pukul 18.00 WIB.
“Tenang Bapak-Ibu, kami sudah sampai di sini. Jauh-jauh kami dari Balige, enggak mungkin kami pulang kalau masih ada warga yang belum dilayani meski sudah di luar jam kerja. Sampai jelang malam pun kami siap,” kata Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Toba, Hendra Butarbutar.
Selain di Desa Meranti Timur, Disdukcapil Kabupaten Toba juga melaksanakan program Jemput Bola Pelayanan Adminduk ke sejumlah desa lain yang berjarak cukup jauh dari ibu kota kabupaten.
“Yang sudah selesai Kecamatan Uluan, Kecamatan Ajibata, Kecamatan Pintu Pohan Meranti dan Kecamatan Silaen. Sementara yang sudah terjadwal berikutnya Kecamatan Porsea, Kecamatan Lumban Julu dan Kecamatan Habinsaran,” jelas Hendra Butarbutar.
Ia menambahkan, program tersebut dijadwalkan berdasarkan permohonan camat dan akan berlangsung hingga Juli mendatang.
Adapun layanan administrasi kependudukan yang berhasil diselesaikan di Desa Meranti Timur meliputi perekaman KTP elektronik sebanyak 23 orang, cetak KTP 49 orang, IKD (Identitas Kependudukan Digital) 17 orang, akta lahir 52 berkas, KK 52 berkas, KIA (Kartu Identitas Anak) 28 orang, akta kawin 9 berkas, akta kematian 4 berkas dan surat pindah 5 berkas.
Penulis : Ramli Hutapea
Editor : Priyatna








