Humbahas Sumut || Sangkakala 7
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan mengikuti rapat pembahasan peluang kerja sama penyediaan charging station (stasiun pengisian kendaraan listrik) bersama PT Rekadaya Indotama melalui video conference (Vidcon), Kamis (25/6/2026).
Hadir mewakili Pemkab Humbang Hasundutan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan SDA (Ekbang), Mariani F. Sinaga, beserta staf dan pejabat fungsional terkait lainnya.
Rapat tersebut dilaksanakan menindaklanjuti permohonan PT Rekadaya Indotama terkait rencana kerja sama sewa lahan untuk pembangunan charging station di sejumlah lokasi strategis milik Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
PT Rekadaya Indotama merupakan perusahaan penghubung VinGroup di Indonesia yang bergerak dalam penyediaan layanan charging station kendaraan listrik, produsen dan penjual kendaraan listrik, serta layanan taksi listrik.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek terkait peluang kerja sama, termasuk ketersediaan lahan, lokasi yang potensial, serta manfaat yang dapat diperoleh daerah dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba menyampaikan bahwa Pemkab Humbahas menyambut baik setiap peluang investasi yang dapat mendorong pembangunan daerah, khususnya yang sejalan dengan program pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Namun demikian, seluruh rencana kerja sama akan dikaji lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui rapat ini diharapkan diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi kerja sama antara Pemkab Humbahas dan PT Rekadaya Indotama, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pengembangan infrastruktur kendaraan listrik di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kerja sama penyediaan charging station kendaraan listrik juga berpotensi membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan daerah melalui pemanfaatan aset dan investasi, serta mendukung upaya pengurangan polusi udara. Dengan demikianpengembangan ekosistem kendaraan listrik di Humbang Hasundutan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna







