BANTEN | Sangkakala.tv –
عَنْ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ فَلَا تُخْفِرُوا اللَّهَ فِي عَهْدِهِ فَمَنْ قَتَلَهُ طَلَبَهُ اللَّهُ حَتَّى يَكُبَّهُ فِي النَّارِ عَلَى وَجْهِهِ
*Dari Abu Bakr Ash-Shiddiiq, dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa menunaikan shalat shubuh maka dia berada di bawah perlindungan Allah, oleh karena itu janganlah kalian melanggar perjanjian Allah. Barangsiapa membunuhnya, maka Allah akan menuntutnya sehingga melemparkan wajahnya ke dalam neraka.”* (HR. Ibnu Majah, no. 3945. )
Faedah hadist :
1- Keutamaan shalat shubuh, sebab disebut secara khusus.
2- Larangan melanggar hak orang muslim yang taat, sebab dia memiliki perlindungan dari Allah, sehingga Allah akan membelanya.
5- Bahaya membunuh seorang muslim yang menunaikan sholat. Karena Allah akan menuntutnya sehingga melemparkan wajahnya ke dalam neraka.
6- Beriman adanya surga dan neraka.
7- Pengaruh iman kepada adanya surga dan neraka.
8- Bahwa keutamaan salat Subuh itu disaksikan oleh para malaikat yang telah bertugas di malam hari dan para malaikat yang akan bertugas di siang hari.
إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
*Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)*. (Al- Isra: 78)
(Majid)







