Foto : Bupati dan Wakil Bupati Tapteng menanam pohon pada aksi penghijauan dan pemulihan lingkungan, Kamis (27/8/2026). (Sangkakala 7/ist).
Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Memperingati Hari Jadi ke-81, Pemkab Tapteng menggelar aksi penghijauan dan pemulihan lingkungan, di kawasan terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Tapteng, Staf Ahli I TP PKK, ASN, dan masyarakat.
Aksi Penghijauan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Tengah yang jatuh pada 24 Agustus.
Berbeda dari perayaan yang bersifat seremonial, kegiatan tahun ini difokuskan untuk memberikan dukungan moral sekaligus mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan sosial, masyarakat di wilayah terdampak bencana yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyerukan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam, demi mencegah erosi dan tanah longsor di kawasan rawan bencana.
“Mari kita jaga hutan dan lingkungan,” katanya.
Poin utama kegiatan pemulihan pascabencana yakni, restorasi lahan kritis dengan penanaman vegetasi penutup dan pohon konservasi, pemulihan areal pertanian, dan pendekatan holistik.
Selain aksi lingkungan, rangkaian acara diisi dengan apel habungan bersama Forkopimda, bakti sosial di panti asuhan dan sekolah dasar, hiburan rakyat, serta doa bersama.
Mengusung semangat “Sahata Saoloan” yang bermakna satu hati, satu kata, dan satu kegiatan, pemerintah daerah berharap gotong royong antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga.
Momentum Hari Jadi ke-81 ini diharapkan menjadi titik balik agar masyarakat di kawasan terdampak dapat bangkit, memulihkan mata pencaharian, serta membangun kehidupan yang jauh lebih tangguh dan berkelanjutan di masa depan.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna










