Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Tim Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (23/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Humbahas dalam memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan sesuai rencana serta kebutuhan masyarakat terdampak.
Tim Kemenko PMK yang hadir antara lain Staf Khusus Bidang Mobilisasi Sumber Daya Bencana Mayjen TNI Yudha Fitri, Asisten Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Monalisa Herawati Rumayar, serta Analis Kebijakan Ahli Madya Hotman Irwandy Sihite.
Dalam kunjungan tersebut, tim melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana induk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Selain itu, dilakukan pengisian awal instrumen monev serta peninjauan langsung terhadap rencana pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.
Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mengidentifikasi perkembangan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk berbagai kendala, kebutuhan, serta tindak lanjut yang diperlukan guna mempercepat penanganan pascabencana di Kabupaten Humbahas.
Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan terima kasih atas kunjungan Tim Kemenko PMK ke Kabupaten Humbahas.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam menyinkronkan langkah pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam memastikan penanganan masyarakat terdampak bencana serta pembangunan huntap dapat berjalan sesuai rencana dan kebutuhan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Humbahas, kata Bupati, akan terus melakukan koordinasi dengan Kemenko PMK dalam mendukung percepatan penyelesaian program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas pemerintahan sehingga kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara terarah dan pembangunan hunian tetap dapat dilaksanakan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna










