UTAMAKAN MENASIHATI DIRI SENDIRI SEBELUM ORANG LAIN

- Redaktur

Rabu, 6 Oktober 2021 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN | Sangkakala.tv –
Saling menasihati merupakan salah satu warisan Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau selalu mendekatkan para sahabat beliau dan umat manusia dengan nasehat dan wasiat. Beliau senantiasa memberikan nasihat, wasiat, pangajaran, dan pengarahan kepada mereka dalam bentuk yang berbeda-beda.

Memberikan nasihat bisa menjadi hal yang sangat ditekankan jika memang ada orang yang meminta nasihat kepada kita. Dan hal tersebut masuk ke dalam salah satu hak sesama muslim yang harus kita tunaikan. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu‘anhu disebutkan bahwa Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,

حق المسلم على المسلم ست، قالوا: وما هن يا رسول الله ؟ قال: إذا لقيه سلم عليه، وإذا دعاه أجابه ، وإذا استنصحه له نصح له، وإذا عطس فحمد الله شمته، وإذا مرض عاده، وإذا مات صحب

*“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam. Para sahabat bertanya: “Apa saja keenam hal itu, wahai Rasulullah ?”.
Beliau menjawab :
“Jika kamu bertemu dengannya, ucapkanlah salam kepadanya.
Jika dia mengundangmu, penuhilah undangannya.
Jika dia meminta nasihat maka nasihatilah dia.
Jika dia bersian lalu memuji Allah, hendaklah kamu mengucapkan tasymit (yarhamukallah) untuknya.
Jika dia sakit, maka jenguklah, Jika dia meninggal, maka iringilah (jenazahnya)”.* (HR Muslim)

Sebelum menasihati orang lain, seorang muslim dituntuk agar menasihat dirinya sendiri dengan penuh kejujuran.

Sebab, orang yang tidak mampu berbuat demikian telah menipu jiwanya. Orang seperti ini tidak mungkin bisa menasihati orang lain, bahkan Allah Ta’ala mengancamnya dalam ayat:

أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنسَوْنَ أَنفُسَكُمْ وَأَنتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat) ? Maka tidaklah kamu berpikir ?.”* (QS Al-Baqarah [2] : 44). (Majid)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru